04 Juni 2006

FOR GOD AND COUNTRY - KORBAN PARANOID AMERIKA

The Untold Story: Kisah Nyata Penderitaan Kapten Muslim U.S. Army di Penjara Guantanamao (Penjara Khusus Teroris) Penulis: James Yee
Isi: 364 hal. (16 x 24 cm)Hard Cover - Jaket Cetakan 01, Mei 2006 Penerbit: Dastan Books JAMES YEE mencintai Tuhan dan Amerika, namun salah satunya memenjarakannya. sinopsis: Kisah James Yee ini mengungkap bagaimana seorang lulusan West Point yang patriotik didakwa dengan dakwaan yang amat serius dan ditahan dalam sel isolasi-semua itu tanpa bukti apa pun. James Yee dibesarkan di New Jersey dan -seperti ayah dan kakak-kakaknya- ingin mengabdi pada negaranya. Ia memutuskan untuk masuk US Army Chaplain Corps (Korps Ulama Angkatan Darat AS) sebagai salah seorang ulama Muslim pertama.
Kisahnya ini dituturkan dengan amat memikat, menyuguhkan pandangan orang-dalam tentang kondisi di Teluk Guantanamo, tempat Yee ditugaskan pada tahun 2003. Tugasnya adalah melayani kebutuhan spiritual para tahanan di sana, dan karenanya ia lebih memahami kondisi mereka ketimbang orang lain. Namun, karena itu ia malah dijuluki 'Taliban Cina', disindir, dicerca, dan difitnah macam-macam. Semua itu tidak terbukti; seluruh dakwaan terhadapnya dibatalkan. Sayangnya, karier militer dan reputasinya telah lebih dulu hancur. Inilah kisah yang mengungkap sisi gelap perang terhadap terorisme yang berlebihan dan tanpa aturan, yang menebar bahaya di mana-mana dan mengakibatkan seorang patriot Amerika sejati diperlakukan layaknya musuh. Bukannya mendapat penghargaan atas jasa-jasanya, Yee malah dihukum. Reputasi Amerika sebagai negara hukum yang adil ikut tercoreng bersamanya. James Yee lulus dari West Point pada tahun 1990, mengabdi di Angkatan Darat AS selama empat belas tahun, termasuk tugas di Arab Saudi pasca-Perang Teluk I. Setelah memeluk Islam pada tahun 1991, ia belajar di Damaskus, Suriah selama empat tahun.
Ia telah dua kali menunaikan ibadah haji ke Makkah. Kini ia tinggal di Olympia, Washington.
*** "Pelecehan terhadap kitab suci umat Islam kerap terjadi di Penjara Guantanamo. Polisi militer di penjara sering menggunakan lembaran Alquran untuk membersihkan lantai. Saya sering menemukan sobekan lembar Alquran di lantai," tutur Yee. "Mereka tidak peduli pangkat saya kapten, lulusan West Point, akademimiliter paling bergengsi di Amerika Serikat. Mereka tidak peduli agama saya melarang telanjang di hadapan orang. Mereka tidak peduli belum ada dakwaan resmi terhadap saya. Mereka tidak peduli istri dan anak-anak saya tidak mengetahui keberadaan saya. Mereka pun jelas tidak peduli kalau saya adalah warga Amerika yang setia dan, di atas segalanya, tidak bersalah," kata Yee. Istrinya menggenggam pistol di tangan yang satu dan dua butir peluru di tangan lainnya. "Ajari aku cara menggunakannya," bisik wanita itu melalui telepon dari apartemen mereka di Olympia, Washington. Dari semua hal yang pernah dilalui James Yee -penahanan, tuduhan spionase, 76 hari dikurung di sel isolasi- ini adalah yang terburuk. Rasa takut membadai di dadanya saat bicara di telepon dengan istrinya. Sebagai seorang ulama militer, Yee telah dilatih untuk mendeteksi dan mencegah tindakan bunuh diri. Yee tahu bahwa kondisi Huda telah kritis. Istrinya itu telah menemukan pistol Smith & Wesson miliknya yang disimpan di tempat tersembunyi di dalam lemari. Huda sudah merencanakan ini. Yee merasa tak berdaya... *** PUJIAN: Sarat dengan pengungkapan rahasia. (The Washington Post) [Yee] mengatakan dalam bukunya bahwa otoritas militer secara sadar menciptakan atmosfer di mana para penjaga merasa bebas menyiksa para tahanan. (The New York Times) Kisah pedih Yee yang ia sebut sebagai pelecehan terhadap keyakinan dan patriotismenya ini sunguh menggelisahkan... (USA Today) James Yee tiba di Guantanamo sebagai perwira AS yang patriotik... Namun kemudian ia ditahan, dituduh menjadi mata-mata. Ini adalah kisahnya yang menggelisahkan. (The Sunday Times) Kapten James Yee, korban paranoid Washington. (Kompas) James Yee. Berbagai tekanan diterima karena ras dan kepercayaannya. (Tempo) Yee mendapat perlakuan layaknya tahanan lain di kamp yang terkenal dengan kekejaman para penjaganya itu... (Republika) Seriusnya situasi yang dihadapi Yee amatlah jelas. (Guardian) [Yee] harus menjalani penyidikan militer yang sarat dengan kecurigaan terhadap keyakinanya... (Publishers Weekly) [Kisah ini] menunjukkan bahwa tiada seorang pun yang aman pada masa-masa paranoid ini. (The Australian) Buku ini sungguh bertenaga, mengungkap bagaimana ketakutan dan kebodohan dapat mengarah kepada pelecehan terhadap keadilan. (The Associated Press) Chaplain Yee, dipenjara karena keyakinannya. (Asian Week)

Mengapa Anda Harus Membagun Aset/bisnis?

Kebanyakan orang merasa cukup puas dan aman jika mendapatkan penghasilan dengan menjadi karyawan. Lantas mengapa kita harus memiliki bisnis meski sudah mendapatan pekerjaan yang bagus?Sebuah survey dari Departemen Perdagangan & Industri di Amerika membuktikan bahwa :
¼ dari kehidupan kita dihabiskan untuk belajar mulai dari sejak Lahir, SD, SMP, SMA, Kuliah ( 25 tahun).
½ dari kehidupan kita dihabiskan untuk bekerja selama 30 tahun. Total usia 55 tahun.
nah,pada usia 60 th, orang terbagi dalam beberapa keadaan sebagai berikut :
- 36 % Telah meninggal dunia -54 % miskin (tergantung pada anak, gelandangan, tunjungan,dll) - 5 % masih harus bekerja - 4 % Betul-betul pensiun / tabungan pas - pasan - 1 % kaya
Ternyata 1 % orang kaya tersebut berasal dari profesi sbb:
- 10 % CEO, Top manager - 10 % dokter ahli, pengacara, artis (profesional yang sukses) - 5 % sales asuransi, sales rumah - 1 % lain - lain (lotre, judi, undian) - 74 % bisnis (pemilik usaha)
Apa itu Aset?Aset ialah sebuah usaha atau sistem yang jika di Tinggalkan bisnis anda barang satu atau dua tahun. Bila bisnis masih berjalan baik bahkan makin kokoh, itu tanda bisnis anda bersistem.
Bagaimana membagun Aset?
Ada banyak cara, Biasanya kita harus mengumpulkan uang dulu dan kemudian... membeli atau membangun properti lalu disewakan menabung/deposito dan dapatkan bunganya bermain saham atau reksadana (tentu,dengan hati-hati)

Ada satu cara lain yang mungkin belum pernah terpikirkan selama ini dan untuk itu saya sebarkan.... BAGAIMANA......? KITA CEK DULU CARA KITA BERPANGHALILAN SELAMA INI.
ADA 4 KUADRAN CARA KITA BERPENGHASILAN (ref. ”Casflow Quadrat” oleh Robert T.Kiyosaki)
E (employe) : Kita bekerja untuk orang lain Contoh: -karyawan/buruh -profesional -direktur
Self Emplaye : Bekerja untuk diri kita sendiri. Contoh : -dokter/artis/pengacara,arsitek -pemilik usaha kcil,toko.bengkel -restoran.

Business :kita memiliki bisnis bersistem Ciri bisnis bersistem: Tinggalkan bisnis anda barang satu atau dua tahun. Bila bisnis masih berjalan baik bahkan makin kokoh, itu tanda bisnis anda bersistem. Contoh: -konglomerasi -waralaba -network marketing Investor : kita memiliki investasi Contoh: -deposan -pemilik properti yang disewakan -pemegang saham
APA YANG MENARIK DARI KEEMAPT KUADRAN INI? Dari ke empat kuadran tersebut dibagi menjadi dua KUADRAN KIRI ( terdiri dari Employe & Self Employe) Ciri-ciri : Kita bekerja untuk Uang ACTIVE INCOME Artinya Uang kita dapat dengan bekerja membarter waktu. Jika waktu habis, habis pula kesempatan kita bekerja mencari uang. KUADRAN KANAN (Business & Investor ) Ciri-ciri : Uang bekerja untuk kita PASSIVE INCOME Artinya Uang kita dapat dari ASET ( bisnis bersistem dan investasi). Walaupun waktu habis,penghasilan mengalir terus.
Robert T.Kiyosaki ”AGAR PASSIVE INCOME SEGERA MENJADI REALITA,KITA PERLU SEGERA MEMULAI AKTIFITAS MEMBAGUN ASET MEMALULI USAHA MILIK KITA SENDIRI DI KUADRAN KANAN ( B ). Yakni usaha bersistem dan Investasi.
MEMBAGUN USAHA? BAGAIMANA PROSESNYA??
Pilihaan usaha ada di Kuadran B. ALTERNATIF PILIHAAN USAHA BERSISTEM DI KUADRAN B Menurut pakar bisnis Robert T. Kiyosaki ada 3 cara sbb: 1. Membuat sendiri ( misal perusahaan /konglomerasi) 2. Membeli waralaba/Franchise ( modal > 100 juta ) 3. Mengikuti waralaba pribadi/ Network Marketing- ( modal kecil bahkan Tanpa Modal ) ANDA PILIH YANGA MANA? BIASANYA PILIHAAN TERBENTUR PADA LIMA ASPEK... modal resiko tempat waktu keahlian
Silakan kalau anda pilih jenis usaha yang lain,tetapi saya akan bahas dari sisem yang unik dalam hal membagun aset ini yakni lebih difokuskan untuk pilihaan berikut...
Network Matketing keena modal kecil,resiko kecil,tempat fleksibel,waktu juga fleksibel,tidak butuh keahlian karena sudah ada sistem ,cukup nyontek.
MENGAPA NETWORK MARKETING? ”KALAU USAHA LAIN MENGUMPULKAN UANG DAHULU KEMUDIAN MEMBELI ASET, NETWORK MARKETING JUSTRU LANGSUNG BEKERJA MEMBAGUN ASET ”(Ref. ”Business School” Oleh Robert T. Kiyosaki)
Network Marketingadalah suatu proses investasi yang sederhana. Jika begitu sederhananya proses untuk sukses, mengapa tidak banyak orang yang berhasil?Jawabannya persis seperti yang diutarakan oleh Robert T. Kiyosaki dalam bukunya GUIDE TO INVESTING bahwa: Investasi adalah sebuah rencana yang sederhana, suatu proses menjadi kaya yang sering kali membosankan, tidak menggairahkan, dan nyaris mekanis. Manusia cepat bosan dan ingin menemukan sesuatu yang lebih menyenangkan dan menggairahkan. Itu sebabnya hanya 3 dari 100 orang menjadi kaya. Mereka mulai mengikuti suatu rencana, dan tak lama kemudian mereka bosan. Maka mereka berhenti mengikuti rencana itu dan kemudian mencari kembali cara jitu untuk menjadi kaya dengan cepat.

Mereka mengulangi proses kebosanan, kesenangan, dan kebosanan lagi selama sisa hidup mereka. Itu sebabnya mereka tidak menjadi kaya. Mereka tidak mampu menanggung rasa kebosanan akibat mengikuti rencana sederhana yang tidak rumit untuk menjadi kaya. Kebanyakan orang mengira ada suatu daya megic untuk menjadi kaya lewat investasi. Atau mereka mengira jika suatu rencana tidak rumit, maka rencana itu pasti tidak bagus.
Percayalah, jika sampai pada masalah investasi, sederhana adalah lebih baik daripada rumit(disadur dari buku GUIDE TO INVESTING - Robert T. Kiyosaki).
Ketika mendapatkan kesempatan bisnis ada 2 golongan orang: 1. 90 % mau menunggu bukti (menunda) 2. 10 % mau menjadi bukti (bergerak cepat untuk merealisasikannya)Dari 2 golongan di atas, mana yang akan sukses ?? Sudah pasti mereka yang ingin MENJADI BUKTI yang akan sukses. Anda ingin berada pada golongan yang mana? keputusan Anda adalah masa depan Anda. “tangan di atas lebih mulia daripada tangan dibawah. Menjadi pengusaha lebih mulia karena tanganya diatas…”

Sampai Jumpa di puncak sukses!

02 Juni 2006

Bisnis dan Kehidupan Para Jagoan MLM

Setelah berjuang keras dari level terendah, para peraih posisi puncak di jaringan bisnis MLM kini menikmati limpahan uang, fasilitas kemewahan, popularitas dan pergaulan luas. Toh, buat mereka, bukan berarti kini saatnya ongkang-ongkang kaki.
Sambil tergesa-gesa, Alex I.W., Distributor Top CNI, memasuki ruang lobi kantor perusahaan multilevel marketing (MLM) di Jl. Balikpapan, Tomang, Jakarta sore itu. Seraya menjabat tangan SWA, ia berucap, �Saya baru saja tiba dari Singapura, dan langsung ke sini.� Pria yang kini menetap di Singapura ini memang kerap wira-wiri Indonesia-Singapura, 2-3 kali sebulan. Selain itu, tiap bulan dari Singapura ia rutin bepergian ke India, Vietnam dan Sri Lanka. �Saya sedang membangun jaringan (CNI) ke negara-negara Asia,� ujarnya sambil tersenyum lebar.
Alex adalah orang pertama di CNI yang meraih Crown, alias posisi tertinggi di jejaring CNI. Sebagai sosok pionir, pria yang bergabung dengan CNI selama 19 tahun ini, memiliki jaringan yang sangat masif, luas, dan dominan di CNI. Bayangkan, dengan sebuah jaringan MLM yang mencakup sekitar 500 ribu orang, kontribusinya sekitar 70% bagi pendapatan CNI yang mencapai triliunan rupiah per tahun. Hebatnya lagi, dari 8 orang peraih Crown, lima di antaranya adalah Alex dan empat downline-nya sendiri.
Toh, Alex bukan satu-satunya sosok yang sukses besar di bisnis berbasis MLM seperti CNI. Ada beberapa nama lain dari perusahaan berbasis jaringan MLM yang juga mampu mencatatkan diri sebagai top leader di jejaringnya masing-masing. Sebut saja Robert dan Ranti Angkasa dari Amway; Sofia Achmad dan Liesye Kaleb dari Tupperware; Louis Tendean dan Ferawaty Hartono dari Tianshi; serta Mulyo Hadi dan Nancy Sparingga dari Herbalife. Dari segi pendapatan dan kompensasi yang mereka terima, para top leader MLM ini sebenarnya amat pantas berbangga diri. Ambil contoh Louis Tendean yang sukses di Tianshi. Mantan pebisnis panci dan VCD ini kini telah menerima bonus bernilai tinggi seperti mobil BMW 318i. Bonusnya saja diperkirakan mencapai Rp 500 juta per bulan. Padahal, ia baru bergabung dengan Tianshi awal 2001. Menariknya lagi, usianya relatif muda, 31 tahun. Boleh jadi, pria yang tak sempat menamatkan kuliahnya di Fakultas Teknik Universitas Maranatha, Bandung ini merupakan top leader MLM paling muda dibanding sejawat top leader yang lain.
Para jagoan MLM ini terus terang keberatan menyebutkan berapa persisnya penghasilan bulanan mereka. Namun, banyak pihak yang memastikan penghasilan mereka di kisaran puluhan sampai ratusan juta rupiah per bulan. Ini setara dengan gaji direktur di perusahaan top di Jakarta.
Yang mungkin belum banyak diketahui orang awam, di balik penghasilan besar itu mereka punya kesibukan yang tak kalah padat dibanding para pemimpin perusahaan besar. Sebagai contoh diungkapkan Sofia Achmad, bahwa hari-harinya -- Senin hingga Sabtu -- digunakan untuk menjalankan bisnis Tupperware, sedangkan Minggu didedikasikan penuh untuk keluarga. Dalam seminggu, wanita berdarah Arab kelahiran Malang, 18 Februari 1961 ini meluangkan tiga hari untuk mengembangkan bisnis Tupperware ke beberapa daerah. Sebutlah, hari Rabu, Kamis dan Sabtu ia berkunjung ke Subang, Tasikmalaya dan Garut. Selebihnya, Senin, Selasa dan Jumat, ia gunakan untuk mengelola bisnis Tupperware di wilayah Bandung. Basis bisnis Sofia memang di Kota Kembang.
Tiap hari saya berangkat kerja sekitar pukul 07.30, dan sampai di rumah lagi sekitar pukul 22.00,� ujar satu-satunya peraih posisi Platinum, alias tertinggi di jaringan Tupperware ini. Bahkan, ketika melihat minat masyarakat makin tinggi terhadap Tupperware, istri Achmad Baswedan ini terkadang pulang sampai jam tiga dini hari. �Namun karena saya suka dengan pekerjaan ini, saya tak merasa berat atau terbebani,� ucap Sofia, lulusan Teknik Kimia ITB tahun 1984.
Setiap hari, jadwal kerja Sofia cukup padat -- terutama untuk pertemuan dengan sejumlah manajer dalam jaringannya, baik di Bandung maupun di daerah-daerah lain. Di sini ia melakukan pelatihan, sharing dan memompa semangat mereka. Ia juga meluangkan waktu untuk menerima tamu dan para dealer setiap hari, mengontrol kinerja kantor, serta mengadakan acara-acara khusus yang menarik demi pengembangan jaringan. Alex, yang punya jejaring di mancanegara, tentunya lebih repot lagi mengatur waktu. Sekarang, waktunya -- baik ketika berada di Indonesia maupun di luar negeri -- lebih difokuskan pada acara yang strategis, seperti wawancara, pertemuan, pelatihan, dan presentasi dalam acara-acara besar CNI. Setiap ke Indonesia ia menyediakan waktu sekitar seminggu. Begitu pula jika bertandang ke negara lain seperti India.
Alex mengungkapkan kepindahannya ke Singapura sejak dua tahun yang lalu, sebenarnya dalam rangka memudahkan langkahnya bepergian ke negara-negara Asia seperti India, Sri Lanka dan Vietnam. �Dari Singapura lebih gampang aksesnya,� ujar Sarjana Geologi lulusan Universitas Trisakti tahun 1986 ini. Pria kelahiran Makassar, September 1961 ini membenarkan sekarang ia serius mengembangkan jaringannya ke negara-negara Asia. Menurutnya, respons masyarakat yang bagus di India. Di negara itu CNI memiliki jaringan 60 ribu orang, dan membuka 30 gerai. �Separuhnya (berasal) dari jaringan saya,� ujar pria berusia 44 tahun ini bangga. Ia menyamakan antusiasme masyarakat India dengan CNI seperti halnya masyarakat Indonesia. Tahun depan (2006) ia menargetkan bisa mengembangkan jaringan di Cina. �Saya melihat karakter masyarakat di negara-negara itu tak berbeda jauh dari kita,� ujarnya memberi alasan.
Baik Alex maupun Sofia mengaku saat ini mereka secara pribadi tak melakukan upaya rekrutmen baru. Pasalnya, peran itu dilakukan para dealer dan manajer di bawah jaringan mereka. Peran mereka sendiri lebih pada upaya mempromosikan bisnis MLM yang mereka kembangkan.
Keberhasilan meraih peringkat puncak di bisnis MLM ternyata juga berimplikasi pada gaya hidup sebagian dari mereka. Alex mengakui, sebagai orang nomor satu di jaringan distributor CNI, ia �terpaksa� mematok standar tinggi. Contohnya, untuk menginap di hotel, pengguna arloji merek Cartier ini selalu memilih hotel bintang lima. Jika makan, ia memastikan restonya punya nama beken. Ia juga tak mau memilih penerbangan yang murah, kecuali terpaksa. �Untuk Indonesia saya mesti memilih Garuda,� ujar pengguna Jaguar warna metalik dan Toyota Previa ini. Tujuannya, ia beralasan, untuk menjaga citra.
Menurut Alex, semua biaya untuk memenuhi standar itu dirogoh dari koceknya sendiri. Begitu pula biaya untuk pengembangan jaringan ke luar negeri. �Saya tiap bulan mengeluarkan dana puluhan sampai ratusan juta rupiah untuk ini,� ujar mantan dosen Universitas Trisakti, yang melihat hal itu sebagai bagian dari investasinya dalam menjalankan bisnis CNI. Lain ceritanya Sofia Achmad dan Liesye Kaleb yang memilih tak mematok standar tertentu. �Ah, saya biasa-biasa saja,� ujar Sofia. Sofia dan Liesye mengaku ke mana-mana cukup menggunakan Toyota Innova yang mereka miliki hasil dari bisnis. Bagi Liesye yang kini berada di peringkat tiga, itu saja sudah luar biasa. Pasalnya, mantan kasir apotek Kimia Farma, Jakarta ini mengaku sebelumnya tak membayangkan akan mampu membeli mobil itu dari kantongnya sendiri. Kendati dari segi tunggangan sederhana, kini Sofia memiliki kantor mentereng berlantai tiga seluas sekitar 300 m2 per lantai di kawasan Buah Batu, Bandung.
Yang pasti, apa yang mereka peroleh saat ini tentu saja tak datang tiba-tiba, melainkan berkat kerja keras dan pantang menyerah. Ketika memulai bisnis ini, mereka juga orang yang teramat biasa. Alex mungkin contoh yang menarik. Suami dari Rini Sulistiyanti (43 tahun) dan ayah dari Intan K.W. (13 tahun), Vania K.W. (12 tahun) dan Ryan K.W. (11 tahun) ini mengaku tadinya malah pengangguran. �Saya baru lulus sarjana, daripada tak ada kerjaan saya ikut CNI pada 1986,� ujar bungsu dari 7 bersaudara ini. Setelah itu ia sempat vakum dua tahun, dan selama masa itu ia menjadi dosen di almamaternya. Selanjutnya, ia bekerja di Caltex sebagai karyawan kontrak selama 1,5 tahun di Rumbai, Pekanbaru.
Perubahan terjadi setelah ia mengikuti pertemuan CNI yang menampilkan Xaverius Naibaho asal Medan sebagai pembicara. Ia teringat ketika itu Naibaho menceritakan hanya dalam tempo 6 bulan bisa memiliki penghasilan Rp 5 juta. �Saya sempat terpana waktu itu,� ujar Alex menceritakan awal perubahan yang drastis dirinya. Tahun 1989 ia berkomitmen untuk serius menjalani bisnis MLM CNI. Buah keseriusannya mulai kelihatan, ketika pada akhir 1989 pendapatan Alex mencapai Rp 1 juta.
Sejak itu, kinerja sekaligus pendapatan Alex seperti tak terbendung. Setahun berselang (Desember 1990), Alex bisa menggaet penghasilan Rp 10 juta sebulan. Enam bulan kemudian (Juli 1991), ia meraih bonus kepemilikan mobil mewah. �Saya menjadi orang yang pertama kali meraih fasilitas ini,� ujarnya bangga. Sejak 1999, ia malah berhasil meraih semua fasilitas kemewahan di CNI, seperti kepemilikan rumah, jatah jalan-jalan ke luar negeri dan mobil mewah. Saat itu ia mulai memperoleh publikasi luas, sebab untuk pertama kalinya Harian Kompas menuliskan profilnya setengah halaman. Yang lebih membanggakannya, pada Juli 1994 ia meraih posisi tertinggi (Crown) dan satu-satunya di CNI saat itu. Hingga sekarang, posisi ini berhasil ia pertahankan.
Adapun Sofia tadinya seorang ibu rumah tangga. Wanita yang awalnya senang berjualan beragam perlengkapan dapur ini masuk Tupperware di awal 1992. Ia diajak bergabung dengan Tupperware oleh salah seorang teman pria yang juga aktif berjualan perlengkapan dapur. Hanya dalam tempo tiga bulan, Sofia berhasil meraih posisi manajer dan beromset Rp 9 juta per bulan. Tahun1994 ia merebut gelar Queen of Conference -- gelar paling bergengsi untuk level manajer di Tupperware. Sejak itu ia mendapat kesempatan ke luar negeri seperti ke Australia dan Hong Kong.
Pada 1995 ibu dari Farah Fairuz (19 tahun), Irsyad Izzedin (15 tahun), dan Muhammad Hanif (10 tahun) ini dipercaya menjadi distributor dan boleh membuka kantor sendiri. Sejak itu, Sofia makin terpacu untuk terus meningkatkan kinerjanya. Hasil manisnya pun dirasakan. Pada 2001 ia menjadi Top 1 Distributor di jaringan Tupperware Indonesia (yang masih dipertahankannya hingga kini) dan menduduki posisi 28 di jaringan Tupperware dunia. Tak heranlah, Kota Bandung -- tempat berkiprah Sofia -- menjadi kontributor paling besar bagi total pendapatan Tupperware Indonesia.
Baik Sofia maupun Alex mengungkapkan cara untuk mencapai posisi tertinggi adalah kerja keras dan fokus pada keberhasilan yang bakal dicapai. Itulah sebabnya Alex mengaku tak pernah memikirkan penolakan dari orang-orang yang diajaknya. �Saya bahkan tidak marah jika mereka membanting pintu atau tak hadir sekalipun,� kata Alex. Baginya CNI adalah urusan mati dan hidup, karena itu ia bersikap tak akan cepat putus asa.
Kiat lain yang dijalankan Alex adalah duplikasi dan inovasi. Alex mengungkapkan ia selalu berusaha mentransfer hal-hal yang ia lakukan dan ia ketahui kepada orang lain. Ia berupaya agar dalam jaringannya lahir orang-orang yang memiliki kemampuan yang sama dengannya. Sementara untuk inovasi, ia berusaha membuat sesuatu yang baru. Salah satunya, demo perbandingan sabun cuci produk CNI dengan produk yang lain. �Sampai sekarang model demo saya itu masih digunakan,� katanya bangga. Ia juga memperkenalkan acara semacam presentasi masalah kesehatan. Pengetahuannya sendiri ia gali dari mendalami buku-buku kesehatan. �Kadang-kadang saya merasa seperti dokter,� sambungnya sambil tertawa lebar.
Kini setelah mendapat posisi tertinggi, beberapa aktivitas yang dulu ia lakukan banyak berkurang. Pasalnya, peran seperti itu telah digantikan oleh para downline-nya. Namun untuk mempertahankan posisi ini, Alex dan Sofia berujar, kuncinya adalah komunikasi, sharing, dan terus memacu kinerja jaringan.
Sofia sendiri mengaku memiliki beberapa cara khusus. Yang utama, �Saya memberi peluang kepada manajer-manajer saya untuk membuka kantor,� ujarnya. Seperti diketahui, untuk bisa membuka kantor, seorang distributor harus di-back up oleh upline-nya. �Semakin banyak manajer saya yang bisa membuka kantor seperti saya, kepercayaan mereka pada saya semakin besar,� ujarnya. Konsekuensinya jika ada yang mundur ia harus ikut turun tangan. Hal ini terjadi pada salah satu manajernya di daerah. Supaya kantor tidak tutup, mau tak mau ia menggantikan posisi yang bersangkutan di sana.
Kiat Sofia lainnya adalah memberikan bonus secara langsung kepada manajer-manajernya. �Ini untuk menunjukkan apresiasi saya pada mereka,� ujarnya. Ia juga kerap memberi informasi kepada timnya tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Tupperware. Supaya lebih kompak, wanita yang memiliki 174 manajer ini mengadakan 7 seragam untuk pakaian mereka di lapangan. �Jadi saya biasa SMS kepada mereka jika ingin menggunakan seragam tertentu,� ungkapnya.
Dengan penghasilan bulanan yang relatif besar, ke mana mereka menginvestasikan uangnya? Tak seperti Sofia yang relatif tertutup, terus terang Alex mengungkapkan sekarang portofolio investasinya meliputi properti (bangunan), saham dan perhiasan. Hanya saja, berapa besarnya investasi dan persentase tiap-tiap bentuk investasi, Alex tak bersedia menyebutkan. �Saya menyerahkan penanganannya kepada profesional,� katanya diplomatis.
Yang jelas, buah manis dari keberhasilan mereka meraih posisi puncak di jaringan masing-masing telah menunjukkan bisnis MLM bukan bisnis sembarangan. Di sana ada imbalan uang, karier, popularitas dan jaringan pergaulan, yang tak kalah menarik dibanding bisnis konvensional. Jadi, buat mereka yang telah membuktikan, siapa bilang ini bisnis sambilan atau sampingan.
Riset: Ely P. Chandra. (swa)

Bakti Sosial Unicore

Berikut suasana sedang packing barang di kantor UNICORE Yogya yang akan kita sumbangkan posko canden bantul dan pathuk gunung kidul.
fei2
team
Sub Stockist Tianshi yang ambruk di jalan parang tritis yogya
tiens
Salah satu mobil Leader Tianshi yang kena musibah
bmw diah2

Presentation oppurtunity

This is 2 minutes presentation has the power to simplify your lifea proven oppurtunitya proven product line anda real business for the new century

would you like to increase your energy?

find a healthy alternative to support weight loss?
feel more energizedhave the oppurtunity to achive optimal health forthe first time in your life?

and for more information contact
Sincerly
Kamalius

Pengusaha & Eksekutif Muda: Modalnya: Intuisi, Inovasi, dan Berani

Mereka berusia 35 tahun atau kurang, pekerja keras, piawai mengelola usaha, dan moderat dalam memimpin karyawan. Berbekal intuisi, inovasi, dan berani mengambil keputusan, bisnis dan karier mereka bakal kian bersinar.

Jangan remehkan intuisi. Buktinya, hanya karena tak mengandalkan “intuisi”, Museum Getty di AS pernah rugi jutaan dolar! Itu terjadi ketika museum tersebut membeli sebuah patung yang oleh penjualnya disebut sebagai patung Yunani berumur ribuan tahun. Mereka lalu melakukan penelitian ilmiah. Kesimpulannya, benar patung itu berumur ribuan tahun dan pantas dihargai US$30 juta.

Patung Yunani itu lalu ditunjukkan kepada Frederico Zeri, salah seorang anggota dewan museum. Saat mengamati kuku jari patung itu, Zeri merasa ada yang aneh. Beberapa ahli lain, di antaranya Thomas Hoving, yang mantan direktur Metropolitan Museum of Art di New York, juga diminta melihat patung itu. Hoving pun punya “feeling” yang sama dengan Zeri. Katanya, “It was ‘fresh’.”

“Fresh” di sini jelas bukan gambaran yang pas untuk sebuah patung yang diduga berumur ribuan tahun. Investigasi pun dilakukan. Hasilnya, intuisi Zeri dan Hoving ternyata jitu. Padahal, pihak museum telah mengeluarkan dana jutaan dolar AS dan terlambat mengubah keputusannya. Jelas mereka rugi!

Kisah menarik itu dipaparkan Malcolm Gladwell dalam bukunya Blink: The Power of Thinking without Thinking. Di dalamnya, Gladwell juga menyajikan bahwa blink dibutuhkan pula di dunia bisnis. Sepakat akan hal itu, Ade Febransyah, pengamat bisnis dan manajemen dari Sekolah Bisnis Prasetiya Mulya, mengatakan bahwa, bagi dunia bisnis, intuisi diperlukan dalam mengidentifikasi opportunity gap dan pengambilan keputusan yang kritikal.

Bisnis Butuh Intuisi Oleh karena itu, Ade menyarankan agar para pebisnis maupun eksekutif yang berada pada tataran pengambil keputusan tidak mengabaikan intuisi. “Jangan sampai mereka terjebak mengumpulkan data sebanyak-banyaknya, tetapi lupa akan intuisinya sendiri,” terang Ade. Ini berlaku pula bagi para pengusaha dan eksekutif muda berusia 35 tahun atau kurang. Sering, lanjut Ade, usia muda menjadikan mereka tak percaya diri pada intuisinya sendiri. Padahal, intuisi bisa menjadi salah satu pilar untuk meraih sukses di dunia bisnis.

Apa yang dilakukan Yoris Sebastian Nisiho, GM Hard Rock Cafe (HRC) Indonesia, bisa menjadi contoh. Intuisinya yang tajam menjadikan pemuda kelahiran 33 tahun silam ini tak ragu mendobrak pakem. Ia menciptakan program dengan tag line “I Like Monday”. Padahal, sebelumnya, idiom I don’t like Monday begitu melekat di persepsi masyarakat. Senin adalah hari yang paling “berat”. Namun, Yoris berpikir sebaliknya. Ia malah merancang acara-acara spesial di hari Senin. Tujuannya, untuk menghidupkan dan menyemarakkan hari pertama dalam satu minggu.

Hasilnya? Pengunjung HRC justru membeludak pada hari Senin. Bahkan tak jarang HRC tidak dapat menampung hardrockers yang ingin menikmati program “I Like Monday”.

Begitu juga Sharmila, 34. Sebelum menjadi pebisnis furnitur dan pakaian anak, ia sempat berkarier di PT Sucofindo. Dengan mengandalkan intuisi, istri Yahya Zaini ini nekat terjun menjadi entrepreneur, meski saat itu ia tak punya pengalaman sedikit pun di dunia bisnis.

Kala itu, hanya dengan modal Rp2 juta, ia mengawali bisnis jasa renovasi sofa. Dana itu plus uang muka 50% dari klien ia jadikan modal awal untuk membeli bahan dan membayar tukang renovasi. Dengan menekankan kualitas produk dan layanan purnajual, lama-kelamaan bisnis Sharmila berkembang. Pelanggannya kini tak hanya datang dari rumahan, tetapi juga dari perkantoran, hotel, dan rumah sakit.

Jenis usahanya pun kian beragam. Furnitur, perlengkapan hotel, hingga pakaian anak. Kini omzet perusahaan Sharmila mencapai Rp700—900 juta per bulan. “Ke depan, saya berencana mengembangkan bisnis ini dengan jalan syariah, bukan melalui waralaba,” kata pemilik PT Savindo Karya dan Kids Smart ini.

Intuisi pulalah yang berbicara ketika Baron Respati, dirut PT Ambar Kejora, memutuskan untuk menerima tawaran menjadi pemegang lisensi jam tangan merek Lockman. Padahal, ketika itu ia baru lulus dari Universitas San Francisco, AS.

Inovasi, Inovasi, dan Inovasi Di samping intuisi, Ade juga menekankan pentingnya inovasi berkesinambungan. Idealnya, para pengusaha dan eksekutif muda ini bisa bertindak sebagai inovator. Bagi mereka, terang Ade, mestinya hal itu tak terlalu sulit. Apalagi kebanyakan mereka sering berangkat dari ide-ide “liar”. Hanya butuh kerja keras dan kemauan untuk mengasah kemampuan agar inovasi itu bisa sampai ke tahap komersial.

Enlie Widjaja juga. Direktur PT Vivamerindo Mitra Sejahtera, sebuah perusahaan multilevel marketing (MLM), ini terus berinovasi guna menambah jumlah distributornya. Ia tak ragu menarik orang yang sudah terjun ke dunia MLM untuk bergabung dengan perusahaannya, yang bergerak di bisnis food supplement dan skin care ini.

Apa inovasi Enlie? Sejak Januari lalu ia mengubah strategi bisnis. “Jika sebelumnya pendekatan yang dilakukan berdasarkan kualitas produk, kini kami melihatnya dari sisi peluang bisnis,” ungkap Enlie. Selain itu, sarjana akuntansi dari California State University of Fresno, AS, ini membuat program baru yang dinamakan fast track.

Program ini, menurut Enlie, cukup diminati. Pasalnya, mereka yang direkrut hanya dikenai biaya Rp3,8 juta dan bisa langsung menduduki posisi manajer. Adapun si perekrut sendiri akan mendapat dana tunai Rp1 juta. Padahal, sebelumnya, untuk bisa sampai pada level manajer, akumulasi poin member harus mencapai sekitar Rp10 juta. Dengan inovasinya ini, Enlie menargetkan mampu menambah jumlah distributor hingga 100% pada tahun ini.

Sebagai pengusaha, Soegiandi tak menampik pentingnya inovasi demi kelangsungan bisnis. Inovasinya dalam menjalankan Amazone Family Entertainment Center diawali dari minatnya untuk menyediakan fasilitas bermain bagi keluarga. Menurut Soegiandi, fasilitas tersebut dapat melahirkan harmonisasi di antara anggota keluarga. Dalam menjalankan bisnisnya, pria yang punya hobi menonton film silat ini mengaku tertarik untuk membentuk brand lokal yang dikelola oleh SDM-SDM lokal pula. “Saya harus mampu membuat perusahaan lokal yang baik, jangan cuma mengandalkan sistem franchise dan tergantung pada asing,” tekadnya.

Oleh karenanya, Soegiandi mencoba membuat Amazone mempunyai ciri khas. Ia menawarkan konsep one-stop entertainment. Maksudnya, mulai dari interior, mesin, sampai permainan disuguhkan lengkap tak hanya bagi anak kecil, tetapi juga orang dewasa. Di samping itu, Soegiandi menjanjikan pihaknya akan memberikan pelayanan yang terbaik dan memuaskan bagi konsumen.

Baron Respati juga mengembangkan bisnisnya lewat inovasi. Kini ia membawahkan beberapa perusahaan, seperti Asia Finance, Kafe Oh La La, serta pemegang lisensi Lockman Italy dan Bucherer Executive. Ia menawarkan sistem waralaba untuk kafe Oh La La sejak tahun 2000. Usahanya tak sia-sia. Kini kafe made in lokal itu beranak pinak menjadi 46, yang tersebar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan kota-kota lain. Bahkan, di masa krisis pun Baron terus membuka cabang.

Yoris juga terus menggali inovasinya. Setelah sukses dengan “I Like Monday”-nya, ia menggandeng Oscar Lawalata untuk mendesain fashion khusus bagi HRC. Menurut Yoris, inovasi ini dilakukan karena ia melihat peluang baju-baju HRC bukan lagi sekadar suvenir, tetapi sudah menjadi fashion item. Ke depan, pria kelahiran Makassar ini berencana menggandeng desainer-desainer muda lainnya dengan maksud yang sama.

Memimpin dengan Gaya Moderat Jika anak-anak muda itu terbilang piawai dalam menciptakan ide-ide bisnis, bagaimana cara mereka saat mengelola SDM? Dengan jujur Eddy Santoso Setiawan, presdir PT Sanex Telekomunikasi, mengakui bahwa ia memilih cara moderat. Dengan cara itu, ia tak merasa sulit dalam menghadapi karyawan maupun mitra usaha. “Di bidang telekomunikasi, kebanyakan kami sama-sama masih muda. Jadi, nyaris tak ada masalah,” tambah Eddy.

Kalau Baron punya pendekatan lain. Ia menerapkan konsep manajemen dari hati dengan mengutamakan pendekatan personal. Kata pria 23 tahun ini, setiap hari ia selalu menyempatkan diri untuk menyapa dan memberikan arahan kepada para kepercayaannya yang ada di setiap cabang. Jika tak bisa dengan tatap muka, ia melakukannya via telepon, Dengan cara seperti itu, Baron berharap para karyawannya memiliki loyalitas yang tinggi.

Lilis Setiadi, director head of sales PT Schroder Investment Management Indonesia, memilih memberikan keleluasaan kepada para bawahannya untuk menerapkan strategi guna mencapai target. “Saya percaya target adalah target, tetapi bukan berarti tidak ada fleksibilitas di dalamnya,” tegas Lilis.

Gaya moderat diadopsi pula oleh Enlie. Wanita kelahiran Jakarta, 13 Mei 1971 ini mengaku, dalam menetapkan target ke bawahan, ia selalu menyertakan arahan dan cara untuk mencapainya. Tujuannya, agar proses yang mereka lakukan terarah.

Hari Sudarmadji, managing partner Optima Consulting, menilai gaya kepemimpinan anak-anak muda sekarang memang terkesan lebih moderat. Ini dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal berkaitan dengan terciptanya era reformasi yang menyebabkan makin terbukanya iklim bisnis. Adapun faktor internal dipengaruhi oleh sifat dasar anak-anak muda itu yang cenderung tak mau dikekang. Meski demikian, Hari mengingatkan agar anak-anak muda itu tak selalu membuka keran informasi seluas-luasnya. “Mereka juga harus pintar-pintar menyaring. Sebab, dalam bisnis, terkadang ada hal-hal yang tak bisa didiskusikan dengan bawahan,” ujar Hari.

Bukan hanya moderat, anak-anak muda ini juga merasa lebih sreg menerapkan sistem kekeluargaan. “Saya tanamkan kepada karyawan bahwa kami ini merupakan satu keluarga. Perusahaan ini milik mereka juga,” ungkap Sharmila. Maka, ia pun menjadikan karyawan-karyawannya sebagai mitra bisnis.

Begitu pula dengan Soegiandi. Dalam mengelola SDM, peraih gelar magister manajemen internasional dari Prasetiya Mulya ini menciptakan hierarki yang serupa dengan keluarga di rumah. Ia mengibaratkan setiap cabang bak satu rumah yang dipimpin oleh satu kepala keluarga. Namun, sebagai pimpinan, Soegiandi tak menampik bahwa ia berharap bisa menjadi “bos” yang disegani, bukan ditakuti. Pasalnya, kata Soegiandi, kalau hubungan atasan dan bawahan didasarkan rasa “takut”, suasana kerja pun tak akan nyaman. Dengan sistem kekeluargaan, ia yakin perusahaan bakal lebih fleksibel menghadapi perubahan dan lebih efisien.

Aktivitas bisnis anak-anak muda itu patut diacungi jempol. Betapa tidak, dalam usia muda, mereka mau bekerja keras, mengelola bisnis, dan menjadi leader. Namun, Ade Febransyah mengingatkan mereka untuk terus mengasah kemampuan, memperluas wawasan, dan tak berhenti berinovasi. Last but not least, mereka juga harus berani mengambil keputusan. Intuisi dan inovasi saja tak akan berarti apa-apa jika “the young entrepreneur & executive” itu tak berani mengambil keputusan. Tentu bukan asal keputusan, tetapi keputusan yang jitu.

Kiat Sukses para Pengusaha dan Eksekutif Muda:

1. Dalam berkarier, seorang eksekutif jangan terpaku hanya pada satu organisasi. Ini untuk mendapatkan pengalaman, pengetahuan, dan situasional leadership yang berguna sebagai modal meningkatkan jenjang karier. Sedangkan sebagai pengusaha, jangan hanya terfokus pada satu bidang. Usaha yang sudah ada terus dikembangkan, tetapi tetap sejalan dengan kompetensi inti.

2. Perluas wawasan, pengalaman, dan kemampuan leadership.

3. Jangan lupakan intuisi, jangan berhenti berinovasi.

4. Berani mengambil keputusan.

5. Seiring dengan makin bertambahnya usia, sebaiknya makin matang dan tepat pula dalam mengambil keputusan.

Sumber: Kamis, 1 Juni 2006 09:00 WIB - warta ekonomi.com

24 Mei 2006

Tiens in the Future

slide0001_image010
Pada Hari Rabu, tanggal 3 Mei 2006 bertempat di SSCC Lt.1 Supermall Pakuwon Indah, Jl. Puncak Indah Lontar No.2 Surabaya diselenggarakan acara Pertemuan "Tiens In The Future" Khusus Bintang 5 and Above dengan Guest Speaker President of Tianshi Group Mr. Li Jin Yuan. Beliau mengemukakan gambaran seperti apa Tiens ke depan di Indonesia. Juga menegaskan kembali akan diselenggarakannya Konferensi Tianshi Internasional yang akan diselenggarakan bulan Agustus 2006 di Jakarta.
leader2
leader
agus tl

14 Mei 2006

Tour ke China

** Tour ke China 18-22 Mei 06, ke Beijing dan Tianjin,$1050 ($380 masuk personal sales dan $38 masuk perhitungan bonus). Pendaftaran ke kantor cabang terdekat, dibatasi hanya 120 orang, maksimum akhir Maret 06. Subsidi Unicore khusus bagi yang berangkat ke China (syarat : Core Person, besar subsidi : *6 1jt, *7 1.5jt, *8&above 2jt). Para peserta harap daftar ke upline BL masing2 dengan mengumpulkan slip bonus terakhir, copy pembayaran dari kantor Tiens, dan mengisi formulir dari Unicore (bisa diminta ke Unicore, 0274-563775, form ini boleh dicopy). Para BL mengirim data2 tsb ke bu Fei2 paling lambat 10 Mei (untuk subsidi sebelum berangkat, memakai slip bonus Maret) atau 1 Juni (untuk subsidi setelah berangkat, memakai slip bonus April).

Edi obati penyakit dengan acupoint

oleh : Rahmayulis SalehWartawati Bisnis Indonesia
Betapa bahagianya hati Susiana, 50, dapat berjalan lagi tanpa ditopang oleh tongkat yang selama satu setengah tahun menyanggah dirinya kemana-mana. Malam itu, dia menjadi tontonan ratusan peserta Training Acupoint, alat akupuntur tanpa jarum. Training tersebut disampaikan oleh Abdullah Wira'i, yang sekaligus melakukan terapi acupoint kepada perempuan yang datang dengan kursi roda dan naik ke panggung memakai tongkat itu. Susiana dibaringkan di atas matras dengan suhu tertentu yang bisa mengaktifkan molekur air dalam tubuh dan membersihkan darah, serta menyeimbangkan pH darah. Sekitar lima belas menit dia diterapi dengan pijat dan totok di beberapa titik saraf tubuh dengan alat acupoint. Kemudian dia diminta berdiri dan jalan sendiri. Apa yang terjadi? Semua mata hadirin menatap ke panggung, dan tercengang melihat Susiana bisa jalan sendiri tanpa tongkat. Padahal sebelumnya kaki sebelah kanannya lumpuh terserang stroke begitu juga dengan tangan kanannya. Dengan tertatih-tatih, dia melangkah terus berjalan mengelilingi panggung yang ada di sebuah hotel berbintang di Jakarta. Tepuk tangan pun riuh, bahkan ada yang menangis dan terharu melihatnya. "Sangat mengagumkan. Orang stroke menahun, kini bisa berjalan sendiri hanya dalam 15 menit. Padahal dia sudah berobat ke berbagai dokter dan pakar pengobatan alternatif, tapi belum ada hasilnya," ungkap seorang laki-laki yang sangat antusias melihat hal itu. Abdullah Wira'I, kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 16 Juni 1975, kini dikenal sebagai pelatih dan entrepreneur di bidang kesehatan, terutama akupuntur tanpa jarum dan totok darah. Nama aslinya Edi Sutrisno. Ketika menunaikan ibadah haji pada 2001, oleh seorang syekh di Mekah dia diberi nama baru Abdullah Wira'i. "Saya suka nama itu," ujar laki-laki yang akrab disapa dengan Pak Edi ini. Kepiawaian Edi dalam memijat sudah ada sejak kecil, tapi dia tidak menyadarinya. Dia bisa membantu orang yang lumpuh total bertahun-tahun, sembuh kembali. "Semua ini berkat bantuan Allah SWT. Saya hanya mediator saja," ujarnya merendah. Edi bukan hanya mampu membantu orang terkena stroke, tapi juga bisa mengobati penderita kanker, tumor, diabetes, kelelahan, stres, dan berbagai macam penyakit lainnya termasuk pecandu narkoba. Sudah banyak orang yang dibantunya mulai dari rakyat biasa, sampai gubernur, artis, dan pengusaha. Sebut saja nama Gubernur Gorontalo Fadel Mohamad, artis terkenal Didi Petet, pengusaha Trisulo, keluarga Sultan Brunai Darussalam, dan lainnya. Lumpuh saat balita Anak kesepuluh dari 13 bersaudara ini, semasa bayi sampai usia empat tahun adalah balita sehat dan ceria. Suatu hari dia terserang demam panas tinggi. Oleh ibunya dia dibawa ke seorang mantri. "Mantri itu menyuntik saya. Setelah sampai di rumah, saya mengalami lumpuh total. Orangtua saya panik dan tidak bisa menerima keadaan itu. Mereka lalu membawa saya berobat kemana-mana," ungkap Edi yang setahun lebih jalan merangkak. Orangtuanya terus berupaya, sampai suatu ketika dia dibawa ke ahli akupuntur di Solo. Dia kagum pada pakar tersebut yang mau membantu banyak orang. "Saya bertekad akan meniru bapak itu yang membantu orang banyak tanpa pamrih," cerita Edi. Setelah berobat dan menjalani berbagai terapi, akhirnya Edi bisa berdiri dan berjalan kembali, tapi harus dibantu oleh tongkat karena kaki kirinya mengecil dan tidak kuat menopang tubuhnya (pincang). Sebagai orang yang tidak normal, Edi banyak mendapat ledekan, cemoohan, dan perlakuan yang merendahkan dirinya. Pada usia delapan tahun, kenang Edi, ada tetangganya minta dipijat karena mengalami sakit tulang belakang. "Saya lalu memijat dia selama satu jam. Eh, Bapak itu bilang sakitnya hilang. Ketika di SMP ada teman keseleo seusai main bola, kakinya bengkak dan sakit. Lalu saya pijat sebentar, kakinya langsung baik." Edi merasa benar-benar mempunyai ilmu mengobati orang, setelah dia berhasil membantu dokter kena stroke. "Dia lumpuh dan sulit bicara. Dua bulan saya merawatnya, akhirnya dia sembuh dan bisa berpraktek lagi. Waktu itu saya masih kelas dua SMA. Saya baru yakin bisa membantu kesembuhan orang lain," ungkap sarjana sastra Inggris dari sebuah universitas di Yogya ini. Ada berbagai komunitas yang diikutinya, diantaranya sejak 1999 dia menjadi Relawan Club Stroke RS Bethesda Yogyakarta, mengikuti Konferensi Fisioterapi dan workshop se-Asia Tenggara. Dia juga belajar totok darah dengan profesor dari Jepang, kursus akupuntur di Singapura dan Kuala Lumpur, serta pernah membuka praktek di Mekkah. Dia melakukan studi banding, praktek dan ikut training acupoint & matras di Brunai Darussalam selama satu bulan. "Acupoint ini bagus, aman dan mudah digunakan. Bisa melancarkan sirkulasi darah. Begitu juga dengan matras, rasanya cocok bila dikombinasikan dengan ilmu pijat yang saya miliki," tutur Edi yang dari kecil selalu bekerja keras untuk menggapai cita-citanya. Menurut dia, alat dari China ini dibuat dengan teknologi tinggi memiliki efek untuk mengorek meridian dan mengaktifkan kolateral, serta meningkatkan mikro sirkulasi. Peralatan 3 in 1 ini, katanya, dirancang berdasarkan penelitian tentang terapi jarum sendok metode Sembilan Jarum China kuno, menggabungkan sinar magnetis energi tinggi modern dan denyut-denyut listrik. Jika ujung magnetisnya ditekan pada titik akupuntur, ujarnya, fokus sinar magnetis energi tinggi akan bekerja melalui kulit dan denyut listrik, sehingga dapat mengorek meridian dan kolateral, mengatur fungsi qi dan darah, memperlancar mikro sirkulasi pusat penyakit, dan mencegah penyakit, serta memelihara kesehatan dan kecantikan. Edi menuturkan hal yang membanggakan baginya adalah ketika dia diundang oleh para dokter di Kualalumpur, sebagai pembicara dalam sebuah seminar stroke di Konferensi Internasional Tianshi yang diadakan di negeri jiran itu pada 2004. "Saya senang karena bias diterima oleh orang-orang pintar seperti para dokter itu. Kami berdiskusi dan mencari titik temu tentang mengatasi suatu penyakit," ujar Edi yang kuliah lagi di Fak. Hukum UGM semester delapan. Kini dia sering terbang ke berbagai daerah bahkan luar negeri, diundang oleh perguruan tinggi, instansi pemerintah dan swasta, memberi ceramah di depan kepala dinas dan awak medis tentang terapi stroke dan mengatasi berbagai penyakit lainnya dengan pijat dan akupuntur. (yuli.saleh@bisnis.co.id Sumber : http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=477&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&pared_id=437361&patop_id=L03

Job For Marketing Executive

Tiens Group was established in 1995 and entered the international market in early 1998 with an internationalized paradigm catering to its own development. With branches set up in 103 countries and regions, it has established extensive strategic partnerships with over 10 overseas enterprises in the United States, Germany, Malaysia, Spain, Egypt, and etc. In China, Tiens has registered 33 provincial-level subsidiaries and 100 second level subsidiaries with 3,000 monopoly stores. Tiens sells its products in 190 countries and regions, and maintains 10 million regular customers in the world. World Brand Laboratory, a famous world brand evaluation institution, and World Economic Forum reputed as Economic UN, jointly issued the list China Top 500 Most Valuable Brands. With the brand value of RMB 7,412 million, Tiens Group ranked No. 64 on the list.Tiens Asia Pacific Region includes over thirty sub companies,located headquarter in Indonesia 2006. Tienshi Indonesia region is a leader in Multilevel Marketing. To know more about Ties, please visit the globle website: http://www.tiens.comIf you are interested in this job, please send your resume and photo to the mailbox: aphr@tiens.com.cn

Requirements:
Minumum Degree Holder - University gradute Fluent in Mandarin, Reading and Writing Assist in Marketing Activities, and Marketing Management Experienced in MLM Industry

04 Mei 2006

REWARD Konferensi China 06

** Reward untuk 2006 dibagi dua, sebagian di Konvrensi China Mei 06, sebagian di Konvrensi Indonesia September 06. Daftar penerima reward di China Mei 06 : VILLA : Fei2 (Bandung), Naga (Bandung), Harry Utomo (Bandung), Livia (Bandung) YACHT & PLANE : Agus TL (Jakarta), Effendy (Bandung), Vigor (Bali), Eric Yong (Bandung) YACHT : Eko (Makasar), Iman Hilman (Bandung), Didik (Semarang), Ikwan (Solo), Heru Kuncoro (Bali), Purno (Tangerang) LUXURY CAR : Fung Yung (Bandung), Anjar (Jogja), Mulyadi (Pontianak), Uwal (Jogja), Moh Iwan (Jogja), Rudy (Jogja), Iwan Dharma Putra (Bali), Theresia (Bali), Sudry (Batam), Donny/Hida (Surabaya). ** Selamat pada penerima Luxury Car pertama dari Australia di Konv International China Mei 2006 : *8 Mrs Weddy Ramdheny !! (bu Weddy adalah group p Eddo/p Ikwan)

03 April 2006

Tour ke china

Route A
Date Route
May 16 Arriving at Beijing Airport tourist will take the bus in going to hotel. May 17 After breakfast, tourist will visit the largest square in the world, which is the Tian An Men Square and the Imperial Palace known as the largest palace of archaic constructions. After which they will go to Yi He Garden.
May 18 After breakfast, tourist will go to International Exhibit Center located in Tianjin to attend the Product Carnival. Then they will go to Taida Palaestra to join the Red Carpet Ceremony at 4 pm. After that they will attend the “2006 International Campaign” at around 6 pm.
May 19 After breakfast, tourist will visit the Tianjin City and “Golden Street”. After lunch they will go to visit Tianshi Group.
May 20 After finishing breakfast, tourist will take bus to Beijing Capital Airport to take return flight.
Price: $330/person

Route B
Date Route
May 16 Arriving at Beijing Airport tourist will take the bus in going to hotel. May 17 After breakfast, tourist will visit the largest square in the world, which is the Tian An Men Square and the Imperial Palace known as the largest palace of archaic constructions. After which they will go to Yi He Garden.
May 18 After breakfast, tourist will go to International Exhibit Center located in Tianjin to attend the Product Carnival. Then they will go to Taida Palaestra to join the Red Carpet Ceremony at 4 pm. After that they will attend the “2006 International Campaign” at around 6 pm.
May 19 After breakfast, tourist will visit the Tianjin City and “Golden Street”. After lunch they will go to visit Tianshi Group.
May 20 After breakfast, tourist will visit the Ba Da Ling Great Wall then will visit the Chinese local special product store.
May 21 After finishing breakfast, tourist will take bus to go to Beijing Capital Airport to take return flight.
Price: $370/person

Route C
Date Route
May 16 Arriving at Beijing Airport tourist will take the bus in going to hotel. May 17 After breakfast, tourist will visit the largest square in the world, which is the Tian An Men Square and the Imperial Palace known as the largest palace of archaic constructions. After which they will go to Yi He Garden.
May 18 After breakfast, tourist will go to International Exhibit Center located in Tianjin to attend the Product Carnival. Then they will go to Taida Palaestra to join the Red Carpet Ceremony at 4 pm. After that they will attend the “2006 International Campaign” at around 6 pm.
May 19 After breakfast, tourist will visit the”Archaic Cultural Street, Shijia Garden. May 20 After breakfast, tourist will visit the Tianjin City and “Golden Street”. After lunch they will go to visit Tianshi Group.
May 21 After breakfast, tourist will visit the Ba Da Ling Great Wall then will visit the Chinese local special product store.
May 22 After finishing breakfast, tourist will take bus to Beijing Capital Airport to take return flight.
Price: $420/person

Standard:
1. Traffic: luxury auto bus
2. Accomodation: 3- star hotel, double room
3. Meal: Have dinner full way
4. Ticket: the ticket of prospect
5. Ciceroni: Excellent Chinese / English ciceroni
6. Insurance: travel agency responsibility insurance, reparation is Y 160,000 / person. For the details please read relative below.


Remark:
1. This price does not contain VISA fee, traffic fee outside China, contain meeting fee: $85, BV: 10%, PV: 100%.
2. Deadline of sign up is 2006- 4-10. ( The standard of sign up is receiving payment)
3. This journey is the reference arrangement, our company has the right to adjust its basis on the circs of tourist of flight.
4. Accommodation is double- room, if tourists want to get a single room, there is a need to pay more $25 / room X night.
5. For the account of relative outstanding achievement, please inquire the oversea subsidiaries.


WEB: www.estartrip.com
TEL: +86-10-65186253/9036/66543227
MSN:
ken_suntaiping@hotmail.com
LINKMAN: Liu Jian Wei Sun Taiping
FAX: +86-10-65189083/6496
YAHOO: sun_taiping @yahoo.com

21 Maret 2006

tuntutlah ilmu sampai ke china

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri china begitulah bunyi hadis,makna ini perlu kita renungkan lebih dalam. banyak potensi yang ada di china,salah satunya bahwa 1 dari sepuluh sahabat nami yang dijamin masuk surga di makamkan di china.
education

16 Maret 2006

Jangan pernah mengatakan kepada anak seperti ini

- "Udah besar mau jadi apa?" tapi seharusnya : "udah besar mau usaha apa?"
- "Belajar yang rajin, biar dapat nilai bagus dan cepat dapat pekerjaan" tapi seharusnya : "belajar yang rajin tapi kalo kagak belajar nyontek gak apa2", kalo malas tapi kreatif, gak papa juga, biar cepat buka bisnis, nyontek bisnis yang ada, karena biasanya yang buka bisnis mereka yg terdesak, dikarenakan nilai IPK kecil tidak diterima di perusahaan2an elit, yg IPKnya gede bakal enak di perusahaan besar...disuruh2 orang mulu :)
- "Berteman dengan yang juara 1 di kelas atau yang kutu buku" tapi seharusnya "bertemanlah dengan anak2 malas yang ortunya tajir/pengusaha" karena biasanya ortu tsb bakal ngasih modal ke anaknya nanti tapi anaknya kagak bisa berbisnis, nah rebut tuh modalnya.... yang kutu buku kebanyakan bakal jadi peneliti/pengamat .... :)
- "Jadilah pegawai negeri, karena ada uang pensiunnya" tapi seharusnya "berdaganglah dan bangun jaringan bisnis, uang pensiun (pasive income) yg cenderung naik bakal didapat untuk 7 turunan"
- "menabung pangkal kaya" tapi seharusnya "putar uang jajannya untuk cepat kaya" contoh : beli layang2 dari agen, terus jual ke teman2nya....beli buku komik terus sewain...

- "hati2 nanti jatuh/awas jatuh" tapi seharusnya "biar aja, biar tahu gimana rasanya jatuh"- "mengerti tidak?" (pertanyaan tertutup, tidak merangsang) tapi seharusnya "apa lagi yang belum kamu ketahui?"

-"7 kali 7 berapa?" jangan kasih pertanyaan tersebut, kasih aja kalkulator, biar kalo udah besar nanti, dia tidak dipusingkan dengan pemikiran yg sulit, jika ada yg sulit, biar dia biasa untuk membayar orang yang ahli untuk memecehkannya...seperti Bill Gates, tidak usah membuat semua aplikasi, tapi membayar aplikasi yang ada dan diberi nama Microsoft.

- "Papa mau ke kantor dulu yah" tapi seharusnya "Papa mau jemput rejeki dulu yah"Itu aja.

Karena dulu saya oleh ortu sering digituin...makanya sekarang belum jadi pebisnis ulung nihhh...:0)

wassalam,

"Barang siapa yang selalu siap dan melatih diri untuk menghadapi situasi sulit, maka dia akan menghadapi kesulitan dengan tenang dan mudah."
@@gym
sumber dr milis tangan-diatas.

Miniatur Pesawat

Bagi yang berminat mengkoleksi miniatur pesawat bisa menghubingi saya:
plan small

plan very big

plan big

plan medium

28 Januari 2006

Gong Xi Fa Chai

Buat teman teman yg ikut merayakan hari raya imlek
Saya ngucapin met hari raya imlek
sin nien khuai le
gong xi fa chai hong pao na lai
Smoga lewat tahun ini teman2 sukses dengan usahanya
sin nien khuai le
wan she ru yi

12 Januari 2006

Acupoint Treasure, Tien Xuebao

akupoint
Acupoint Treasure” adalah sebuah alat akupuntur kesehatan dengan teknologi yang tinggi.Fungsinya bermacam-macam seperti menurunkan tekanan darah,menghilangkan bekas-bekas terbakar,menghilangkan sakit,melancarkan aliran darah dan meningkatkan sirkulasi sel-sel.Alat ini sangat cepat dan efektif dalam mengobatai penyakit-penyakit.Alat ini aman untuk dipakai dan tanpa efek samping. Pengobatan ini dinamakan :terapi hijau:.Produk ini merupakan temuan pertama di cina dan di dunia,dan meruapakan produk unggulan teratas dibandingkan produk-produk lain untuk katagori sama.cara kerja “acupoint Treasure” mengacu pada terapi akupuntut tradisional cina.terapi denyutan listrik dan terapi magnetik,yang disebut juga dengan :jarum ajaib:.kkarena apabila diletakkan pada acupoint maka jarum itu akan menembus kulit dengan cepat,memberikan denyutan listrik yang memompa sirkulasi sel dari tubuh,mengatasi kesalahaan bio-elektrik dan bio magnetik.Setelah 10 tahun penelitian dan percobaan medis,tingkat efektifitasnya mencapai 98,4 % dan telah memenangkan banyak pujian dan diterima oleh banyak dokter,ahli medis dan pasien di seluruh dunia. Peralatan ini telah dipatenkan ( Paten Negara Cina No. 97103246.7) Penyakit yang dapat diatasi dengan "Accupoint Treasure" : Sakit Kepala, Flu, demam, batuk, asthma, insommia (kurang tidur), mabuk perjalanan, susah buang air, diare, sakit maag, sakit perut, infeksi usus menahun, ngompol malam,ejakulasi dini,impoten,radang prostat,bengkak, infeksi ginjal, nyeri haid, haid tidak teratur, telingan berdengung dan tuli, lumpuh wajah, kaku otot muka,rabun jauh, infeksi hidung, sakit gigi, radang tenggorokan, darah tinggi, darah rendah, kolesterol, jantung koroner, nyeri dada karena serangan jantung, kaku leher, sakit tulang belakang, sakit pinggaang, sakit pinggul, sakit tumit, sakit kaki, botak, cacar ular/herpes,kegemukan,stroke, ingin berhenti merokok, ingin berhenti minum alkhohol, kantung mata, untuk perawatan kecantikan, perawatan kesehatan.

07 Januari 2006

Tiens: From China to the World

mr li

On 27 Dec afternoon, I was picked up by a special car at Beijing airport and brought to Tianjin, the HQ of Tienshi. I was accompanied by Helmy Attamimi, advisor of Tianshi Indonesia to meet Mr Li, the Founder and Chairman. With its presence in almost 50 countries in the world, Tienshi is no 1 MLM based Healthcare Company in China.
During the dinner, Mr Li explained to me about his vision, mission and values. "I dont want to beat anybody. But i want to be big in order to help more people in the world. Customer and also distributors" he said.
That's why he's currently thinking to build the second factory in Tianjin and also the other factory in Beijing. In Tianjin, he plans to build a hotel, so that many Tienshi can have own accommodation for distributors from all over the world to get training.
A Great Man with great vision, Mr Li already met Philip Kotler and his brother Milton Kotler in Beijing several times. Kotler Marketing Group(KMG) itself has a big operation in China with 20 fulltime staffs in Shen Zhen and Beijing. MarkPlus&Co is in the discussion to collaborate with KMG in several areas.
hermawan

05 Januari 2006

Value Tianshi in Asia

Hermawan Kertajaya (presiden World Marketing Association) telah bertemu Mr Lee Jin Yuan tgl 28 Des 05 didampingi bapak Helmi Atamimi (ketua APLI).
Bersama Philip Kotler, Hermawan menulis buku Value Based Marketing yang akan di launching di PBB dan memasukkan Tianshi sebagai contoh company dari Asia yang mempunyai NILAI / VALUE.

DISTRIBUTOR TIANSHI TERCEPAT DAN TERKAYA.

Siapa yang paling kaya di Tianshi? jari telunjuk bakal mengarah ke pada Mr.Hu Jian,sebab pria berwatakan tegap ini,satu-satunya distributor Tianshi di dunia yang mencapai peringkat Director Five Star Gold Lion.Peringkat ini dicapai bila punya minimal 4 frontline Gold Lion,atau punya 36 frontline Bintang 8.
Luar Biasanya,pencapaian itu digenggammnya dalam tempo 18 bulan.4 bulan pertama bergabung,peringkatnya Bintang Delapan.Masuk bulan ke-7,mencapai Bronze Lion.Dalam tempo 8 bulan langsung Gold Lion (dia tidak pernah merasakan peringkat Silver Lion).Dalam bulan ke-10,ia mendapatkan bonus mobil mewah,15 bulan villa mewah,dan 18 bulan dia mencapai peringkat tertinggi dan tercepat sebagai Director.
Karena itu,mr.Hu,demikian panggilan akrabnya,diundang oleh manajeman Tianshi ke Jakarta.Bertempat di lantai 12,Gedung Merpati,Jakarta Utara,Hu membagi”ilmunya” kepada seluruh distributor Tianshi.Baik Leadership,mengembangakn jaringan,mengundang prospek,duplikasi,sampai training pengetahuan produk. (disadur dr majalah sukses 2006) .
Informasi yg saya dapat dari Silver lion about Mr.Hu ini punya penghasilan 10 milyar perbulan.rekan-rekan jangan terkejut,penghasilan seperti itu wajar sebagaimana kata Robert T.Kiyosaki bahwa bisnis pemasar jaringan adalah bisnis ultra kaya dgn potensi penghasilan diatas 10 milyar.nah.tunggu apalagi rekan-rekanku.mari kita maju bersama di Tianshi untuk mengwujudkan masa depan yang lebih baik.sampai jumpa di puncak sukses.

VISI SOSIAL TIANSHI DAN UNICORE

Dua perusahaan ini sangat berbeda dgn kebanyakan perusahaan yg hny menutmakan bisnis semata,lihat saja tianshi menempatkan kepedulian sosial yg merupakan hal yg sangat penting.sebagaimana dikutip dari majalah forbes tahun 2001 (www.forbes.com) ditulis tianshi telah menyumbang US $ 30 juta (Rp.270 Milyar ) untuk amal,yg lainnya tianshi menyumbang US$8 juta unntuk SAR dan Rp 150 juta untuk korban gempa dan Tsunami di Aceh melalui PMI.
Kantor berita china xinhua ,25 september 2002 ( www.china.org.cn) bahwa pemilik perusahaan Tianshi ( Li Jin Yuan) menyampaikan komitmennya untuk menyumbangakn dana senilai 260 milyar yuan ( US $ 31 juta) untuk induvidu atau lembaga yg membutuhkan.
Kembali lagi china daily ( www.chinadaily.com.cn/en/doc/2004-01/08/content_296967.html) menempatkan pemilik Tianshi (Mr.Li Jin Yuan ) sebagai orang yang mendonasi dana terbesar ke-5 di China pada tahun 2004.
Begitu juga dgn P.T UNITED CORE VISION (UNICORE) walaupun umurnya baru setahun tapi sudah menyumbang 300 juta dana untuk sosial ke berbagai tempat panti asuhaan,panti jompo,anak jalanan,dll di 13 kota indonesia.
Dua perusahaan ini saling mengaet satu satu sama lain sesuai dengan visi Tianshi”MENYEHATKAN UMAT MANUSIA,MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT” .semoga Tianshi dan UNICORE kedepan tetap eksis untuk bisa membantu orang-orang yang membutuhkan.

PENCERAHAN SPRITUAL

Pada tanggal 29 desember kemarin aku diundang sama teman untuk mengikuti Seminar Nasional “PENCERAHAN SPRITUAL dan KEARIFAN LOKAL keniscayaan sikap,Mental dan Kesehatan Jasmani dalam Kerangka Keharmonisan Hubungan antara Manusia,Alam dan Tuhan” ( National Seminar on Spritual Enlightenment & Local Wisdom). Acara tersebut dimulai dr pk 08 pagi sampai sore,dimana pematerinya pakar-pakar semua,saat memulai acara langsung kata sambutan dr Prof.Dr.Achmad Mursyidi,M.Sc dari CRCS ( center for religius & cross-cultur studies ) program master Pascasarjana UGM,selanjutnya kata sambutan dr keynote speech pak Sri Sultan Hamengku Buwono X.selesai pembukaan tersebut langsung masuk pada sesi pertama dgn pembicara Prof.Dr.Damardjati Supardjar,Dr.I Made Titip (ttg peran berbagai metode,media,dan lokasi spritual dlm menapak suluk menuju tuhan yg maha esa/perspektif Agama Hindu),Romo Kuntoro( pengalaman dan penghayatan religius serta jalan kerohanian),Gus Muh(manajemen jati diri). Begitu selesai langsung di lanjutkan pada sesi ke dua yaitu dgn pembicara Prof.Dr.Tengku Jacob,Prof.Dr.Shalihuddin Djal Tanjung ( ttg upaya pencaghaan bencana dan kerusakan alam),Dr.I Putu Suryadarma(ttg upaya pencegah lingkungan dan bencana alam) dgn moderator Zainal Abidin Bagir,Ph.D Setelah itu dilanjutkan dgn istrihat.nah pada sesion ketiga dgn pembicara Dr.Frans Magnis Suseno(penegak hukum dan penanggulanagn korupsi),Prof.Gunawan sumodiningrat,Mec,PhD( bicara ttg ekonomi indonesia),Prof.Dr.Djohar MS ( upaya pengembangan pendidikan,kreatifitas,dan etos kerja),Jaya suprana (praktisi ekonomi/pemilik sidomuncul). Ada beberapa hal yg menarik untuk ku tulis,diantaranya ternyata untuk mencapai Spritual tidak harus melalui tuhan semata tp bisa melalui alam,hubungan antar manusia,maupun sikap kita.di negara barat orang2 sudah banyak mengarah ke hal-hal Gaib/Mistik untuk meningkatkan spritual mereka. Hal menarik juga bagiku yakni ketika jaya suprana mengatakan bahwa indonesia negara yg paling kaya melalui pengalaman beliau jalan2 ke belehaan dunia,praktisi yg satu ini dgn gaya sanguinnya membuat suasana ruangan heboh.jaya jg mengatakan ada 5 hal ttg ekonomi yakni,informasi,intelensi,intuisi,inisiatif,insya Allah.dimana sampai saat ini perusahaan kami masih tetap eksis kata jaya. Begitu juga juga dgn pak damardjati beliau mengatakan bahwa Allah akhir dr Revolusion”kebahagian hakiki ada dihati bukan dgn harta,wanita”
Acara CLW di Magelang,hotel Puri Asri(****).17-18 Desember 2005

me n top leader
Top Leader yang hadir
peserta clw
Suasana ketika Training
pemenang Me n kelompok sponne buzz sebagai juara bergilir
saya adlh pemenang me (baju kuning) sebagai pemenang

12 Desember 2005

EURODREAM

EURODREAM adalah program promosi dari Unicore. Bagi tiap orang yang memenuhi syarat akan mendapatkan hak jalan2 untuk BERDUA GRATIS selama SEMINGGU ke EROPA. Pastikan anda yang berangkat ! Syarat minimal EXCEL(tanpa syarat peringkat) dan (salah satu dri A-D ini):

A.dalam group memiliki 800 orang yang NET-P (dengan side volume di luar kaki terbesar min 200 NET P, jadi minimum 600-200).
B.apabila salah satu kaki memenuhi syarat A di atas, harus mempunyai side volume 400 NET P.
C. apabila mempunyai 2 kaki yang memenuhi syarat A, harus mempunyai side volume 200 NET P
D. apabila mempunyai 3 kaki yang memenuhi syarat A, otomatis berangkat. Penilaian akan diadakan bulan Agustus 2006. Keberangkatan ke Eropa akhir 2006.
Mari Kita kejar bersamaCU

04 Desember 2005

From Tienshi/LNI Weekend Seminar

"Seek knowledge even unto China!" - saying of the prophet Muhammad
Last night, I was speaking in front of 7000 Tienshi/LNI members
hermawan motivation
Tienshi is a Chinese Brand for Health Product, headquartered in Tienjin and spread in 108 countries in the world. Mr Li Jinyuan, the founder and chairman, recieved a Doctor Honoris Causa from UNESCO. Helmy Attamimi, Chairman of APLI(National Association of Direct Selling ), who is a fulltime consultant for Tienshi Asia told me that he was impressed with this Chinese entrepreneur.
hermawan kartajaya
leader tiens semanggat
presiden tiens semarang
"Mr Li is a very compassionate man, does not only think about money, but about how to help other people as Tienshi MLM distributors all over the world. He is thinking on how to heal people with his Chinese organic products"
Helmy also said that Agus Trilaksono, the co founder of LNI, the main support system of Tienshi, told him that Mr Li's deputy is a Muslim Chinese. While Agus himself is a Javanese Catholic (married to a Chinese), his two partners in LNI are one Javanese and one Betawi Haji. LNI claims to be the number two in term of number of distributors-one million- and sales value after CNI. In fact, LNI was just established in 2001, just four years ago. LNI is also expanding to other 10 Asian countries. H. Rudy M Noer, the other co founder is the one who reads most of my books. He told me that he was inspired by my ideas in implementing LNI to be the fastest MLM support system in Indonesia.
To me, the presence of Tienshi/LNI in Indonesia is contributing to The Unity of Indonesia (our second principle of Pancasila). How a Chinese products from mainland China is sold thru most Muslim distributors. That is very good to reduce the potential conflicts between Chinese and Muslim Indonesians. And this is in line with what Prophet Mohammad said in Hadits “seek knowledge even unto China.”
Today, China is growing very fast to be the next superpower in the world. Islam is also the fastest growing religion in the world. And Indonesia is not only the biggest Muslim populated country in the world. But also (not so many people realize this) is the biggest overseas Chinese populated Country, outside Greater China.
From that point of view, I only can hope that Tienshi/LNI could become the symbol of Unity of Islam/Chinese in Indonesia. How two great civilizations, mentioned by Samuel Huntington in his famous book "The Clash of Civilizations" as the two that will challenge Western civilizations as the existing dominant one.

Autobiografi LIM GOH TONG

cover limgoh tong
Kemarin sore aku menyempatkan diri dihari pertama pameran china’s Expo di JEC atas kerjasama Pemerintah Jogja bersama Pemerintah Quanzhu-China.Ada sesuatu yg menarik untuk aku ingat,dimana salah satu stand sempat memamerkan sebuah kunci rumah secara elektronik (mengunakan magnet seperti kartu ATM).ketika aku melihat hal itu langsung aku teringat ketika berada di genting Higland & Radius international hotel –Malaysia,disana Teknologi Informasi sudah canggih sekali,bayangkan setiap kita menginap dihotel kita akan diberi kunci seperti kartu ATM yg itu hanya bisa dipakai selama kita menginap disana.setelah selesai kuncinya bisa di bawa pulang.karena penasaran aku langsung menoreh dompet untuk mengambil kunci hotel yg dulu pernah aku simpan di dompet.nah....sekarng ngak heran lg karena teknologinya sudah masuk ke indonesia.....:)
genting_big
Malamnya ini aku menuju ketoko buku Toga Mas seperti biasa,ya...hampir setiap seminggu 2 kali kesana u melihat buku baru dan buku terlaris.nah,kali ini kebetulan nasib baikku lg manjur, aku menemukan sebuah buku Autobiografi LIM GOH TONG hampir bersamaan dgn apa yg kubayangkan pada hari pameran itu.dengan tidak sabar aku segera membayarnya di kassa. Dulu saat ketika aku dalam perjalan wisata ke Malaysia tepatnya saat menuju ke Genting Highlands,pemandu tour sibuk menceritakan ttg siapa pendiri Genting HighLands Resort atau pernah dengar Casino Terbesar Asia (saat aku masuk ke kasino tersebut,ternyata lebih besar dr yang kubayangkan).LIM GOH TONG begitulah nama pemilik genting tersebut,beliau termasuk orang terkaya ke tiga di Malaysia serta terkenal juga dengan raja Gula.Dan tidak hanya itu beliau juga terkenal dgn julukan pendiri hotel dan Plaza terbesar di Dunia. wah...rasanya saat itu aku sangat kagum sekali dengan pak Tong (panggilan Tan Sri LIM GOH TONG) apalagi setelah melihat kehebatan & kebesaran Genting HighLand,memang diluar dugaanku,mulai saat itu aku terus mencoba mencari tentang autubiografi beliau,baik ke toko buku maupun internet.aku jadi penasaran bagaimana pak Tong bisa membuat itu semua sukses tapi aku Cuma dapat artikel singkat dan itupun dalam bahasa china dan inggris.
topbannernew
Sekarang sungguh beruntung telah terbit buku autobiografi beliau,bagi ingin tau bagaimana perjalan hidup beliu yang mulai pencariannya sebagai penjual sayur mayur di kaki lima,sanggup merubah hidupnya dan menjadi salah satu entrepreneur paling berhasil di asia,bahkan dunia.segera dapatkan.!!!
awana_genting

26 November 2005

Keberuntungan Itu Datang Tak Terduga

DIAH SAFITRI RATNASARI
Keberuntungan,apa pun wujudnya,seringkali tak terduga datangnya.tentu ada sesuatu dibalik sana.”Ketika ayah saya meninggal,saya masih belum genap berusia 5 tahun,”tutur Diah safitri Ratnasari.Tetapi,mereka sudah terbiasa hidup mandiri membantu usaha yang dijalankan ibunya,yakni membuka jahitan.”Cita-cita saya kuliah di Fakultas Kedokteran,”tuturnya lagi.Dan,pada tahun 1999,saat awal kuliah di Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Yogyakarta (UMY),tiba-tiba usaha ibunya bangkrut.

Diah BMW
Bayangkan untuk membayar SPP saja tak sanggup.Padahal,selama menjadi mahasiswa prestasinya lumayan bagus,juga sebagai Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran UMY.Bahkan sewaktu sekolah di Madrasah Mualimat Muhammadiyah,dulu,Diah selalu rangking tiga besar.Bahkan pernah juara pidato se DIY dan menjadi siswa teladan lingkungan Madrasah Aliyah,lalu menjadi kontigen Yogyakarta pada Perkampungan Pelajar Teladan Nasional yang diselenggarakan Departeman Agama.

Kesulitan membayar SPP,mau tak mau selain pasrah pada Allah,ia harus berusaha mencari tambahan uang saku.Berjualan baju muslim pun dilakukannya.Keliling dari satu tempat kos ke tempat kos lain.Hingga tahun 2000 bertemu M Kurniawan SE MM yang akhirnya menjadi suaminya.Mereka akhirnya menikah Oktober 2002,dikarunia seorang anak.”kami lantas memulai usaha agrobisnis dan penggilingan padi kecil-kecilan,”tutur Diah di Rumahnya yang nyaman,bilangan Baciro.

Diah savitri Ratnasari
Awal 2002 bertemulah mereka dengan ibu Fei-Fei yang memperkenalkan Tianshi.Melalui bisnis Network Marketing Tianshi itulah Diah menaruh harapan besar untuk bisa merubah kehidupan keluarganya.Mereka berdua bekerja keras.Pantang menyerah walau ketika menjalankan bisnis ini kendalanya banyak sekali.Bahkan cemooh dan hinaan.”kami percaya Allah tak akan merubah nasib kita apabila kita tidak mau mengubah nasibnya,”katanya.Dan,inilah yang membuat mantap pada pilihaannya.

Bahkan,dari bisnis ini mereka menikah dengan penghasila dari Tianshi.Deni Hanungtyoso,teman dekatnya menyaksikan.”yang membuat saya salut mereka masih sahabatnya,bahkan orang-orang yang tadinya tak keenal sehingga dapat mengubah nasibnya memiliki kehidupan yang jauh lebih sejahtera,”Kata deni.Bisnis tianshi,diakuinya,bisa membantu meningkatkan perekonomiannya.Bahkan kedua suami istri itu bisa mewujudkan impiannya,seperti memiliki Mercedes Benz E320,Mitsubisi Galant V6 Modifikasi,membuka kantor Distributor Tianshi di Timoho.

Ini semua berkat keprihatinannya,yang membuahkan hasil nyata.”Ketika Piring sudah terisi,kami bisa membagikannya kepada oran lain.Dulu,piring kita kosong,”tutur suaminya.Dan,Menurut Deni lagi,mereka banyak membantu anak-anak dari keluarga pra sejahtera yang terancam putus sekolah.Diah dan keluarganya sadar,anak-anak putus sekolah itu harus bisa sekolah.sebab,mereka ini generasi penerus.di magelang,dia mendirikan TPA.Gratis bagi anak-anak setingkat Taman Kanak-kanak.Sekitar 80 anak yatim piatu di magelang juga dibantu keberadaanya.

Keberuntunagn yang tak terduga datang jauari 2005,bahkan membawa nama baik pada Tiens International Confrensi di Malaysia.Diah yang tercatat sebagai distributor termuda itu mendapat Reward Luxury Car ,membawa pulang mobil BMW terbaru limitid edition secara gratis.”ini sebuah penghargaan khusus bagi distributor berprestasi dengan akumulasi omset dan peringkat tertentu,”katanya.Selain dirinya ada 260 orang laninya dari berbagai negara.Dari Yogyakarta,dua anggotanya juga mendapatkan,yakni Ahmad Setiawan dan Erika Bagus Irawan.

Erika bagus
Keberuntungan yang diterimanya itu justru membuat ia semakin mantap melangkah,apalagi jaringan bisnis ini sudah tersebar lebih dari 203 negara.”kehidupan kami berubah,kesehatan terjamin dan penghasilan memuaskan,sehingga kami mempunyai masa depan cerah,”tuturnya.

Sumber : Koran Yogyakarta : Kedaulatan Rakyat, Hal.8 ,Minggu pon 10 Juli 2005,kolom Jejak.

19 November 2005

Helmy Attamimi

Selamat kepada bp Helmy Attamimi selaku ketua APLI yang telah diangkat sebagai konsultan Tiens Group !!

helmy atamimi

Sumber :
(Kompas 17 Nov 05 hal 8)

16 November 2005

Core Leader Weekend Unicore !!!

GAME AND FUN LEADERSHIP SEMINAR TOGETHERENESS DREAM SHARING Jakarta-Bandung-Cirebon-Palembang di Puncak,10-11 Desember 2005 Jogja-Solo-Semarang dan Sekitarnya di Puri Asri Magelang,17-18 Desember 2005 Jawa timur-Bali-Mataram-Madura-Banjarmasin di Batu,7-8 Januari 2006 Makasar-samarinda-Ternate-Manado-Kupang-Papua di Malino,14-15 Januari 2006 Medan-Padang-Batam-Pekan Baru-Jambi di Danau toba,21-22 Januari 2006 Syarat : Core Leader n Bawa Dream Book Segera Hub BL terdekat.

Romy Rafeel hypnosys 5000 orang Tianshi

Jakarta, KCM"Pejamkan mata anda. Tenangkan pikiran anda! Tarik nafas dalam-dalam lalu keluarkan melalui mulut. Sebarkan udaranya melalui kepala anda," begitu perintah hypnotherapyst Romy Rafael di atas ribuan peserta seminar di JITEC, Mangga Dua Square, Jakarat Utara, Jumat (11/11) malam.

Seperti disihir, lebih dari 5000 peserta seminar tunduk pada perintah pria berbaju stelan hitam-hitam itu di atas podium. Bak penyihir dengan mantra-mantranya, Romy terus membimbing ribuan peserta itu memasuki alam bawah sadar mereka.

Dus, banyak yang terhipnotis, tapi tak sedikit pula yang masih celingak-celinguk ke sana-ke mari. Itulah setidaknya suasana pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dalam "Menghipnotis Peserta Terbanyak dalam Waktu dan Tempat yang bersamaan" yang dilakukan Romy malam itu.

Lima orang tim Muri diterjunkan untuk memantau atraksi tersebut. Dari 8000 peserta yang diusulkan, Muri yang dipimpin Paulus Pangka hanya meluluskan 5000 peserta yang terhipnotis dan berhak masuk Muri. "Selain dilihat dari perhitungan kursi sebelum peserta masuk, Kami juga melihat bahasa tubuh peserta seminar. Sedikitnya 5000 orang berhasil terhipnotis," ujar Paulus Pangka.

Plong! Itulah perasaan Romy. "Akhirnya, malam ini saya bisa tidur nyenyak," ucapnya riang.

Beberapa hari belakangan ini, katanya, kekhawatiran terus-terusan menyerangnya. Alhasil, kenyamanan tidurnya rada terganggu. "Baru bisa tidur, paling-paling jam 03.00 WIB atau 04.00 pagi dan bangun jam 09.00 WIB," ungkapnya.

Banyak hal yang dikhawatirkan Romy rupanya. Selain karena takut ada peserta yang histeris dan bikin heboh, materi seminar pun tentunya harus berbobot. "Saya belajar ngomong sendiri. Saya rekam, saya dengerin, terus ucapkan berulang-ulang," ujarnya.

Adakah ia cukup terpuaskan dengan pemecahan rekor itu? "Tidak! Kalau hanya sebatas puas di sini, saya tidak bisa tumbuh dan berkembang," ujarnya mantap.

Sebuah atraksi yang heboh lainnya, telah dirancangnya. Kapan dan apa pastinya, lelaki jangkung yang namanya melejit lewat acara reality show Hipnotis itu enggan membocorkannya.

Barangkali berniat menghipnotis para anggota DPR? "Pengen sih, biar enggak tidur waktu sidang," selorohnya.

source : kompas.com

02 November 2005

UNICORE GO INTERNATIONAL

Sesuai dengan rencana jangka panjang unicore, saat ini telah dipersiapkan ekspansi pelayanan unicore mencakup Malaysia, Singapura, Australia, dan Hong Kong. Ini merupakan langkah strategis bagi unicore untuk melakukan penterasi pasar ke negara-negara ASEAN, India, dan China.
pengurus unicore
Pada tanggal 27-28 Agustus 2005 unicore menerima leader-leader Malaysia dan Australia untuk menjajaki rencana masuknya unicore ke dua negara tersebut. Walaupun sebelumnya secara unofficial beberapa sub-jaringan telah menggunakan unicore, namun dengan dibuatnya perencanaan yang matang dukungan dari unicore akan diberikan secara penuh dan lebih baik dari sebelumnya. Dari hasil pembicaraan tersebut telah disepakati bahwa paling lambat di pertengahan semester pertama 2006 unicore akan melakukan soft-launching di negara-negara tersebut. Saat ini juga telah ditunjuk host-couple untuk melayani wilayah Malaysia/Singapura (Sdr. Donny) dan Australia (Ibu Weddy). Kerjasama ini juga memungkinkan unicore untuk memberikan layanan penuh dalam bahasa Inggris dan Mandarin. Saat ini proses translasi bahasa sedang dilakukan oleh joint-team yang dibentuk dari berbagai negara.
opp Hk
Tanggal 2 Oktober 2005 unicore telah mengadakan soft-launching unicore di Hong Kong bersamaan dengan digelarnya NDT (Network Development Training) perdana yang diikuti oleh lebih dari 400 peserta. Di acara yang sama juga diangkat host-couple Hong-Kong (Bpk. Ferry).***