20 Mei 2008

Law of Attraction: Oops! I Did It Again

Yang di atas itu memang judul lagunya Brit. Tapi yang ini, adalah cerita tentang terulangnya fenomena Law of Attraction pada diri saya. Fenomena, yang kata orang sering membuat manusia menjadi enggan bertindak dan lebih senang melamun. Fenomena, yang mungkin memang tidak membahas "action" karena dianggap tak perlu lagi dibahas, sebab dianggap sudah dilakukan dengan optimal dan maksimal. Fenomena, yang sebenarnya bisa dipersamakan dengan fadhail alias keutamaan, karena apa yang menjadi syariat utama dianggap tetap berjalan. Fenomena, yang sebenarnya lebih tepat dianggap sebagai bonus dari "action".
Di alam semesta ini ada banyak sekali hukum alam. Kita bisa menemukan setidaknya ada 18 hukum alam yang berlaku tetap dan pasti sebagai sunatullah selama alam semesta masih ada. Tahukah Anda bahwa hukum sebab-akibat, hanyalah salah satu dari itu semua?
Jika seluruh hukum alam itu bisa diaktivasi secara positif sesuai maksud dan tujuannya, maka hasil akhirnya adalah sebuah fenomena daya dan kekuatan yang dianggap paling powerful di alam semesta. Kekuatan itu disebut dengan Law of Attraction alias hukum ketertarikan.
Inilah penjelasan "bonus", tentang mengapa angsa berkumpul dengan angsa, kambing berkumpul dengan kambing, penggila olah raga dengan penggila olah raga, hobiis catur dengan hobiis catur lainnya.
Juga, tentang lahirnya berbagai jargon yang dikenal oleh dunia modern seperti "komunitas", "almamater", "geng", "kelompok", "band", "grup", "hobbyist", "kelompok penggemar", "persatuan", "asosiasi", atau bahkan "partai".
Adalah benar bahwa semuanya bisa terjelaskan secara logis, di mana semua itu terjadi karena kesamaan sifat dan karakter, kemiripan interest dan hobi, persamaan kepentingan, kesamaan golongan, orang yang tepat, waktu yang tepat, dan situasi yang tepat.
Di luar apa yang menjadi syarat-syarat logis di atas, dan selain apa-apa yang menjadi syariat dan amal yang wajib, apa yang mempersatukan semua itu adalah Law of Attraction.
Jika kita bisa memahami dan mengaktivasi Law of Attraction, maka kita bisa menciptakan fenomena yang merupakan kebalikan dari semua gambaran tentang saling tertariknya satu sama lain sebagaimana di atas.
Dengan Law of Attraction kita bisa menarik orang yang tadinya tidak interest menjadi interest. Kita bisa menyatukan orang-orang yang berbeda kepentingan terkumpul dalam suatu wadah dan menjadi orang-orang yang punya kepentingan sama. Kita bisa menarik orang lain untuk juga ikut menggemari apa yang kita gemari. Kita bisa membuat orang-orang yang awalnya berkonflik berubah menjadi sahabat setia.
Adakah, Law of Attraction juga bisa menarik sesuatu yang kita inginkan selain itu? Misalnya mobil, rumah, uang, atau kesuksesan duniawi lain? Tentu saja.
Dasarnya sederhana saja, yaitu bahwa tidak satupun yang terjadi di alam semesta ini, terjadi sebagai kebetulan. Tuhan itu Maha Besar dan Maha Mengetahui. Sehingga, tak satupun terjadi tanpa sepengetahuan dan tanpa kehendak-Nya. Segala sesuatu, memang bagian resmi dari skenario-Nya. Tak ada kebetulan, tak ada tidak sengaja.
Kita sebagai manusia, bisa berperan dalam sistem alam semesta yang telah dianugerahkan- Nya kepada kita, di mana alam semesta itu telah ditaklukkan bagi kita, untuk tujuan beribadah kepada-Nya.
Peran itu di antaranya adalah kemampuan untuk mengaktivasi fenomena Law of Attraction, sebagai sebuah demonstrasi dari sifat Maha Besar-Nya, dan dari sifat Maha Pemurah-Nya. Lebih tepatnya, kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan sunatullah sehingga kita bisa belajar, mengenali, dan akhirnya meyakini segala sifat Maha-Nya.
Dengan Law of Attraction (tanpa meninggalkan syariat utama dalam bentuk amal alias action), kita bisa menarik apapun yang kita inginkan tanpa melihat apakah yang kita inginkan itu baik atau buruk, positif atau negatif, dan bahkan kita sukai atau tidak kita sukai. Sepanjang kita menginginkannya, maka kita bisa mendapatkan semua itu atas izin dari-Nya.
Mengapakah ada orang yang dianggap jahat, tapi juga dianggap sukses secara finansial? Mengapakah ada orang baik yang ternyata juga sukses secara finansial? Mengapa faktor "bersabar", "kerja keras", dan "tekun" tidak hanya berlaku bagi mereka yang meyakini Tuhan? Perampok pun jika "tekun" dan "sabar", akan menjadi perampok yang sukses bukan? Terlepas dari tempat kembalinya setelah kematian menjemput.
Hari Sabtu yang lalu, saya menghadiri acara arisan bersama teman-teman alumni SMA saya. Acara arisan dan silaturahim itu diselenggarakan di Kalianda Resort, sebuah pantai yang manis di ujung propinsi Lampung.
Saya berangkat dari Jakarta, dijemput oleh teman alumni yang juga bekerja di Jakarta. Kami bersepakat untuk berangkat bersama dengan teman lain dari Bogor dan Tengerang. Kami menetapkan untuk berangkat pagi-pagi sekali sebelum subuh menjelang.
Malam itu, saya sempat begadang untuk sebuah urusan. Ketika hampir subuh, saya dibangunkan oleh dering HP dari teman yang akan menjemput saya. Dengan terburu-buru, saya segera mandi. Belum lagi saya selesai mandi, teman saya itu datang. Maka saya pun berkemas dengan tergesa-gesa. Rencananya, kami shalat subuh di Karawaci.
Saya ingat di perjalanan, ternyata saya lupa membawa uang. Untunglah di saku jeans saya masih terselip kartu ATM saya. Saya mintakan pada Mas Ridho teman saya yang sekarang penggiat offroad itu, untuk mampir ke salah satu ATM yang kami ditemui di sepanjang jalan. Saya perkirakan, ATM itu ada di rest area sekitar Karawaci atau di kota Cilegon. Mungkin karena masih terlalu gelap, saya belum berhasil juga menemukan mesin ATM di sepanjang tol Jakarta-Merak.
Sampai di Cilegon, kami mampir sarapan di sebuah restoran soto yang cukup terkenal. Mungkin juga karena terlalu asyik bertemu teman lama, saya pun lupa mencari ATM di sana. Alhasil, sampai di kapal pun saya tetap belum memegang uang kas (Kapal Ferry Mufidah namanya, yang berlayar di tengah cuaca keras dan berguncang-guncang serta membuat mual isi perut). Begitu pula, saat kami tiba di tempat acara.
Acara berjalan dengan segala kemeriahan, dan ditimpali dengan pergeseran perilaku setiap orang yang kembali ke masa-masa dua puluh tahun yang lalu. Di tengah kemeriahan itu, seseorang mendekati saya, Rini namanya.
Rini adalah sahabat SMA saya, kini seorang dokter. Ia rupanya menagih iuran arisan untuk dua bulan lamanya. Hari itu memang akan diadakan penarikan arisan. Saya memang belum menyetor karena di pertemuan sebelumnya saya tak bisa hadir.
Saya meminjam uang kas kepada Mas Ridho, dan saya katakan akan saya ganti segera. Mas Ridho meminjami saya, dan kemudian saya menyerahkan uang itu kepada Mbak Rini. Saya katakan pada Mbak Rini,
"Ini Mbak uangnya. Entar aku yang dapet lho!"
Rini berlalu dan mencari penunggak lain. Saya kembali tenggelam dalam nostalgia bersama teman-teman lama.
Sore hari, pemenang arisan diumumkan. Alhamdulillah, saya adalah pemenangnya. Saya kembalikan uang Mas Ridho dengan disertai senyum rasa syukur. Acara itu, dihadiri oleh sekitar 70 atau 80 orang yang sebagian besarnya ikut arisan. Lumayan juga perolehan saya. He...he...
Why me? Mengapakah kata-kata saya menjadi kenyataan? Kebetulankah itu? Mbak Rini sendiri sempat nyeletuk terheran-heran, dan bahkan sempat "menuduh" saya memiliki "sesuatu".
Saya tidak memiliki sesuatu, kecuali keyakinan bahwa memang saya-lah yang akan memenangkan arisan kali itu. Keyakinan itu, mencapai puncaknya saat saya menyerahkan uang iuran arisan ke tangan Mbak Rini.
Anda betul. Probabilitas ada bermain di sana. Mungkin juga, nasib baik ikut berperan. Dan tentu saja, the right time, the right place, the right person, the right situation. Akan tetapi, cukupkah itu saja? Tidak. Sebab, itulah yang disebut dengan fenomena Law of Attraction. Bukan kebetulan, bukan klenik, tapi kekuatan pikiran, kekuatan kemauan, dan kekuatan keinginan.
Bagaimana itu bisa terjadi?
Gambaran berikut ini akan serta merta menyadarkan Anda.
Tuan A dan Tuan B adalah dua sahabat kental yang tukang jajan. Suatu hari, mereka berdua pergi ke sebuah rumah makan. Tuan A memilih menyantap siomay, dan tuan B memilih jajan bakso.
Di sela-sela santapan mereka, Tuan A tergiur oleh bulat-bulat kenyal bakso di hadapan Tuan B. Tuan A memutuskan untuk mencicipi satu butir saja bakso di mangkuk Tuan B. Tuan A pun kemudian mengatakan minatnya kepada Tuan B. Ia meminta bakso itu. Gayung bersambut, Tuan A mendapatkan satu butir bakso yang diinginkannya.
Sebenarnya, semudah itu pula fenomena Law of Attraction bisa diterapkan. Terlebih lagi, jika kemampuan ini dilatih dan dilatih, diasah dan diasah.
Tuan A, saat mengutarakan minatnya kepada Tuan B, tidak hanya sekedar membuka mulut dan mengajukan permintaan. Suara Tuan A, disertai dengan perangkat pikiran, perasaan, emosi, dan mood yang diramu dengan tepat dan positif, menghasilkan kekuatan besar yang membuat keinginannya terealisasikan. Kekuatan Law of Attraction.
Pikiran, perasaan, dan emosi Tuan A, adalah kombinasi positif yang dihasilkan dari proses pengolahan informasi yang dipahami oleh Tuan A sendiri, tentang hubungannya dengan Tuan B.
Bahwa ia merasa dekat dengan Tuan B. Bahwa ia telah bersahabat puluhan tahun dengan Tuan B. Bahwa ia merasa sangat mengenal karakter Tuan B. Bahwa ia begitu yakin akan kedekatannya dengan Tuan B. Bahwa penolakan oleh Tuan B malah justru akan menjadi sebuah kontradiksi di dalam hubungan mereka berdua. Penolakan dari Tuan B akan membuatnya shock dan malah mempertanyakan kembali kedekatan hubungan mereka berdua. Itu semua, berakhir pada sebuah mood yang disertai dengan keyakinan tinggi bahwa Tuan B pastilah memberi.
Maka, dengan segala pemahaman Tuan A tentang kedekatannya dengan Tuan B, Tuan A tetap bisa berkeyakinan bahwa apa yang diinginkannya akan terkabul. Maka, itulah yang terjadi.
Bagaimana, bisakah kini kita memahami siapa itu pemimpin kharismatik? Siapa itu top seller? Siapa itu presenter handal? Siapa itu orang-orang yang sukses, kaya, dan berbahagia? Disadari atau tidak, mereka adalah praktisi handal dalam fenomena Law of Attraction.
Bapak, Ibu, dan Saudara yang budiman. Jika saja kita bisa meramu pikiran, perasaan, emosi, mood, dan bahkan hati dengan cara yang sama dengan yang dilakukan Tuan A, tapi kita terapkan dalam hubungan kita dengan yang Maha Pemurah, Maha Pemberi, Maha Sesuai Dengan Prasangka Hamba-Nya, dan Maha Mengabulkan, apakah yang bisa terjadi?
You Are A Living Magnet!
Ikhwan Sopa
Trainer E.D.A.N.
+62 21 70096855
QA Communication
School of Motivational Communication

Prinsip 90/10

(Dari Milis Sebelah)
Bagaimana prinsip 90/10 itu ?
- 10% dari hidup anda terjadi karena apa yang langsung anda alami.
- 90% dari hidup anda ditentukan dari cara anda bereaksi.
Apa maksudnya ?
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yang terjadi pada diri anda.
Contohnya :
Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat terlambat datang dan hal ini akan membuang seluruh schedule anda. Kemacetan telah menghambat seluruh rencana anda. Anda tidak dapat mengontrol kondisi 10% ini. Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat mengontrol yang 90% ini. Bagaimana caranya ? …. Dari cara reaksi anda !! Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi anda dapat mengontrol reaksi anda.
Marilah kita lihat contoh dibawah ini :
Kondisi 1
Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak anda secara tidak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman anda sehingga pakaian kerja anda tersiram kotor. Anda tidak dapat mengendalikan apa yang baru saja terjadi.
Reaksi anda :
Anda bentak anak anda karena telah menjatuhkan kopi ke pakaian anda. Anak anda akhirnya menangis. Setelah membentak, anda menoleh ke istri anda dan mengkritik karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir diujung meja. Akhirnya terjadi pertengkaran mulut. Anda lari ke kamar dan cepat-cepat ganti baju. Kembali ke ruang makan, anak anda masih menangis sambil menghabiskan makan paginya. Akhirnya anak anda ketinggalan bis.
Istri anda harus secepatnya pergi kerja. Anda buru-buru ke mobil dan mengantar anak anda ke sekolah. Karena anda telat, anda laju mobil dengan kecepatan 70 km/jam padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam.
Setelah terlambat 15 menit dan terpaksa mengeluarkan kocek Rp 600.000,- karena melanggar lalu lintas, akhirnya anda sampai di sekolah. Anak anda secepatnya keluar dari mobil tanpa pamit.
Setelah tiba di kantor dimana anda telat 20 menit, anda baru ingat kalau tas anda tertinggal di rumah.
Hari kerja anda dimulai dengan situasi buruk. Jika diteruskan maka akan semakin buruk. Pikiran anda terganggu karena kondisi di rumah.
Pada saat tiba di rumah, anda menjumpai beberapa gangguan hubungan dengan istri dan anak anda.
Mengapa ? … Karena cara anda bereaksi pada pagi hari.
Mengapa anda mengalami hari yang buruk ?*
1. Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi ?
2. Apakah penyebabnya karena anak anda ?
3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas ?
4. Apakah anda penyebabnya ?
Jawabannya adalah No. 4 yaitu penyebabnya adalah anda sendiri !!
Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yang terjadi pada cangkir kopi. Cara anda bereaksi dalam 5 detik tersebut ternyata adalah penyebab hari buruk anda.
Berikut adalah contoh yang sebaiknya atau seharusnya anda sikapi.
Kondisi 2
Cairan kopi menyiram baju anda. Begitu anak anda akan menangis, anda berkata lembut :
"Tidak apa-apa sayang, lain kali hati-hati ya." Anda ambil handuk kecil dan lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian dan mengambil tas, secepatnya anda menuju jendela ruang depan dan melihat anak anda sedang naik bis sambil melambaikan tangan ke anda. Anda kemudian mengecup lembut pipi istri anda dan mengatakan : "Sampai jumpa makan malam nanti."
Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat dan dengan muka cerah menegur staff anda. Bos anda mengomentari semangat dan kecerahan hari anda di kantor. Apakah anda melihat perbedaan kedua kondisi tersebut ?
2 (dua) skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yang sama, diakhiri dengan kondisi berbeda.
Mengapa ?
Ternyata penyebabnya adalah dari cara anda bereaksi !
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yang sudah terjadi. Tetapi yang 90% tergantung dari reaksi anda sendiri.
Ini adalah cara untuk menerapkan prinsip 90/10. Jika ada orang yang mengatakan hal buruk tentang anda, jangan cepat terpancing. Biarkan serangan tersebut mengalir seperti air di gelas.. Anda jangan membiarkan komentar buruk tersebut mempengaruhi anda.
Jika beraksi seadanya atau salah reaksi maka akan menyebabkan anda: kehilangan teman, dipecat, stress dan lain-lain yang merugikan.
Bagaimana reaksi anda jika mobil anda mengalami kemacetan dan terlambat masuk kantor ? Apakah anda akan marah ? Memukul stir mobil ? Memaki-maki ? Apakah tekanan darah anda akan naik cepat ?
Siapa yang peduli jika anda datang telat 10 detik ? Kenapa anda biarkan kondisi tersebut merusak hari anda ? Cobalah ingat prinsip 90/10 dan jangan khawatir, masalah anda akan cepat terselesaikan.
Contoh lain :
- Anda dipecat.
Mengapa anda sampai tidak bisa tidur dan khawatir ?
Suatu waktu akan ada jalan keluar. Gunakan energi dan waktu yang hilang karena kekhawatiran tersebut untuk mencari pekerjaan yang lain.
- Pesawat terlambat.
Kondisi ini merusak seluruh schedule anda. Kenapa anda marah-marah kepada petugas tiket di bandara ? Mereka tidak dapat mengendalikan terhadap apa yang terjadi. Kenapa harus stress ? Kondisi ini justru akan memperburuk kondisi anda. Gunakan waktu anda untuk mempelajari situasi, membaca buku yang anda bawa, atau mengenali penumpang lain.
Sekarang anda sudah tahu prinsip 90/10. Gunakanlah dalam aktivitas harian anda dan anda akan kagum atas hasilnya. Tidak ada yang hilang dan hasilnya sangat menakjubkan.
Sudah berjuta-juta orang menderita akibat stress, masalah berat, cobaan hidup dan sakit hati yang sebenarnya hal ini dapat diatasi jika kita mengerti cara menggunakan prinsip 90/10.
NIKMATILAH HIDUP INI !!

14 Mei 2008

05 Mei 2008

* AWAKENING SEMINAR UNICORE*

(seminar Unicore terbesar untuk umum dihadiri 100.000 peserta dari seluruh Indonesia dan negara sekitar!)

Waktu : 24 Agst “08 (buka pintu pk10.00, acara mulai pk12.30, selesai pk22.00) Tempat : GOR Bung Karno, Jakarta. GS : Paul Zane Pilzer dan Mr Li Jin Yuan.

Dimeriahkan : MC & artis2 ibukota. Tema : Membangkitkan Indonesia dengan Ekonomi Kerakyatan

(Memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional)

Dihadiri :

Ø Presiden RI

Ø Ketua DPR ( Agung Laksono )

Ø 100 Pejabat Nagara

Ø Presiden Tianshi ( Mr. Li Jin Yuan )

Ø Rombongan Dari Luar Negeri

Seluruh (100%) keuntungan dari acara Awakening Seminar ini akan disumbangkan untuk kegiatan sosial dan lingkungan hidup.

Tiket sudah tersedia,

hubungi Pimpinan Unicore Bagansiapiapi !

Kontak : Bpk.Kamalius,ST ( 08117500744)

Bisnis Centre jl.Pahlawan 98 ( Samping PMI ) Telp.0767-22637

Harga: Rp.60rb s/d 30 Juni 08,

Rp.80rb s/d 31 Juli 08,

setelahnya Rp.100rb.

Harga tiket sudah termasuk makan malam dan souvenir bag. Penting:

untuk menghindari calo, para leader / distributor dilarang menjual tiket di sekitar tempat acara diadakan, bagi yang tetap melakukan akan diamankan oleh petugas. Tiket di hari acara bisa dibeli di tiket box Unicore dengan harga Rp.100rb.

24 Agustus 08 pk 09.00-11.30 : seminar & lunch (free!!) dengan Paul Zane Pilzer, khusus untuk Excel . Syarat akan diperiksa Unicore, data syarat yang dipakai : Printout Juli 08 (yang keluar Agst 08) dan Net-P yang daftar Juli 08. Bagi yang memenuhi syarat akan dihubungi oleh Unicore. SEGERA PESAN TIKET !!! KUMPULKAN UANG KEBERANGKATAN. BUAT KOMITMEN DARI SEKARANG.

ANDA PASTI BISA IKUT SERTA !!!

19 Maret 2008

Fenomena TV online

Sejak situs video YouTube semakin populer, saya melihat ada fenomena baru didalam dunia publishing yaitu: Video Online. Teknologi yang luar biasa ini di dukung oleh kecanggihan Flash Video (berformat FLV) yang bisa mengirimkan video online melalui website dengan ukuran kecil. Coba saja buka YouTube dari warnet dengan bandwidth pas-pasan, dan bandingkan dengan streaming QuickTime Movie atau streaming dari Media Player nya windows. Perkembangan teknologi ini membawa angin segar bagi dunia publishing di dunia, semakin banyak situs-situs berita sekarang telah memasukkan fitur berita video kedalam situs mereka. Di tanah air ada detikTV, kemudian liputan6.com yang dahulu menggunakan RealPlayer sebagai media streaming video, sekarang beralih menggunakan FLV. Kedepan, bisa saja TV Online akan semakin berkembang mengalahkan Situs Web jenis Portal, bahkan dalam bayangan saya, akan ada situs-situs berita baru yang hanya menyampaikan berita dalam format FLV;tidak ada berita text, semacam TV Berita Online lah, bahkan bisa jadi, akan ada TV Online Beneran, yang punya segala macam acara, seperti berita pagi,, kuliah subuhnya, sinteron remaja nya, box office movie nya, tetapi hanya bisa diakses lewat Internet. Tertarik berbisnis TV Online ? Saya sendiri punya impian kecil: jika punya waktu cukup, ingin sekali membangun aplikasi video sindikasi. Pasti asyik punya aplikasi sindikasi video, yang pasti lebih asyik dari pada sindikasi berita melalui RSS Reader.

11 Maret 2008

Working with your heart !

Ada orang yang bekerja dengan kepandaian dan pengetahuannya (head), ada pula yang mengandalkan koneksinya. Namun semua itu tidak menjamin bahwa mereka dapat menikmati pekerjaannya, sampai mereka bekerja dengan hatinya (heart). Selain bisa menikmati yang dikerjakan, bekerja dengan sepenuh hati hasilnyapun akan maksimal. Ketika kita bekerja dengan hati, kemauan kita akan lebih kuat. Pikiran kita akan semakin tajam, sehingga akan lebih produktif dibanding bekerja tanpa hati. Dorongan hatilah yang menggerakkan pikiran, kemauan dan tindakan kita.
Bagaimana bekerja dengan hati ? Mulailah dengan lima langkah berikut ini :
1. Tetapkan tujuan dalam hati.
Banyak tujuan yang bisa kita temukan ketika bekerja, mungkin untuk mendapatkan uang, pengalaman, posisi atau gengsi dan beberapa tujuan lainnya. Namun dalam persaingan bisnis yang ketat dan di tengah kesulitan akibat berbagai krisis, mereka yang bekerja digerakkan oleh tujuan-tujuan mulia yang lahir dari hati nurani, seringkali bertahan dan meraih sukses.
2. Temukan kepuasan dalam hati.
Kepuasan finansial, kepuasan karir dan kepuasan-kepuasan lain yang bersifat fisik, tidak ada habisnya sehingga seringkali membuat orang lupa diri dan terjebak dalam penyimpangan-penyimpangan bisnis yang akhirnya menimbulkan persoalan besar. Pencarian kepuasan batin atau hati akan menjaga seseorang melakukan cara-cara yang benar dan aman dalam berbisnis.
3. Bekerja dengan ketetapan hati yang teguh.
Halangan terbesar dalam bekerja adalah kondisi mental hati kita. Kurang antusias, kalah sebelum berperang, perasaan kurang mood dan berbagai kondisi mental yang melemahkan lainnya akan menjadi penghalang kesuksesan kita. Jika kita yakin terhadap motivasi hati kita yang bersih dan yakin dengan tujuan-tujuan mulia dalam hati kita, maka apapun halangannya akan dapat kita atasi dengan ketetapan hati yang teguh.
4. Bangun team dengan kesehatian.
Tidak ada orang yang bisa sukses maksimal dengan bekerja sendirian. Bekerjasama dengan team maka kita dapat mencapai hasil lebih maksimal. Team yang kuat, utuh solid dan kompak, hanya bisa diwujudkan melalui kesehatian satu sama lain.
5. Bekerja dengan sepenuh hati.
Apapun yang dikerjakan dengan sepenuh hati, keseriusan, fokus dan totalitas akan menghasilkan kualitas prima. Kesuksesan selalu diraih oleh mereka yang bekerja dengan segenap hatinya.

bagansiapiapi myminicity

alow.....teman2 ...saya buat nama kota kite ni... nak gabung kunjuung ngak... asyik lho.... ni....alamatnya. http://bagansiapiapi.myminicity.com/

Pekanbaru city

iseng iseng surfing. weh...ketemu ni..fhoto kota pekanbaru. baru tau..ini alamatnya... Pekanbaru City

29 Juli 2007

memilih karyawan yg tepat

saya mau share tentang bagaimana kita mengunakan tenaga orang lain untuk menghasil income buat kita,sebagai pengusaha pemula.baru sekitar 3 bulan ini saya menyewakan sebuah rumah untuk di jadikan kantor sebuah perusahaan Network marketing dr china. pada bulan awal saya yg handle semua mulai administrasi sampai keluar masuk produk. namun seiring perkembangan usaha dan supaya omset usaha yg masuk agar besar maka saya banyak di lapangan promosi. makanya waktu saya di sia siakan. saya mencoba merekrut karyawan 2 orang u jaga kantor dg shif pagi dan sore. skrng sy menyadari hampir sdh 3 bulan ini, sekitar 6 karyawan sudah sy pecat. anak kurang sesuai yg apa yg saya harap, ada malas kerja, dan macan2lah ulahnya.
tapi baru seminggu ini saya mendapatkan karyawan yg sangat sesuai sekali dalam arti dia bisa menghadle semua tanpa saya ada di kantor, nah...sekarang aku bebas keluar kota untuk expan bisnis supaya besar. memang beda sekali anatar karyawan..dengan pengusaha...karyawan dia hanya menjalan sistem yg kita buat/ciptakan sementara pengusaha harus memperluas insting dan intuisinya menangkap peluang dan menciptakan agar menjadi bisnis.

waktu yg tepat adalah saat ini

mungkin kit sering di tawarkan peluang bisnis ke kita, tp sering kita mengalihkan alasan.maaf kurang konnect..nanti di lanjutkan.

Gaji Tukul Arwana 1/2 juta per-menit Setengah dari David Beckham!

Dunia terperangah ketika Beckham dihadiahi kontrak senilai US$ 250 million untuk berlaga 5 tahun di Los Angeles Galaxy. Dengan asumsi bahwa Beckham terus berlaga nantinya, diperkirakan Beckham meraih 1 juta rupiah per menit untuk penampilannya di lapangan hijau. Walau sebenarnya revenue yang didapat oleh Beckham, ternyata “masih kurang mahal” dibandingkan para atlet di cabang golf, yakni Tiger Woods, ataupun para atlet basket seperti Shaquille O’Neill, Kobe Bryant dll.
1 juta rupiah per menit? Weww, jumlah yang fantastis. Di USA dan Eropa, biasanya ke-fantastis- an itu dihitung dalam berapa waktu yang diperlukan untuk meraih US$ 1 juta? Berapa menit kah? Berapa jam kah?
FYI, aktualitasnya, dalam hal fantastis pun bangsa kita tidak ketinggalan. Kenalkah anda dengan Mas Tukul Arwana, host Acara Empat Mata yang kini ratingnya tengah menjulang? Konon untuk penampilan dalam 1 jam itu, doi dibayar 20 juta rupiah. Karena iklan yang bertubi-tubi, kira-kira masa Mas kocak ini membawakan acara hanyalah 40 menit saja (asumsinya). 20 juta dalam 40 menit didapatnya, atau dengan kata lain, yang diraih doi adalah:
0.5 JUTA RUPIAH PER MENIT atau 1 JUTA RUPIAH PER 2 MENIT !!
Wewww, fantastis bukan? Ternyata Mas yang satu ini cuma kalah setengahnya dari Beckham. Itu belum termasuk penghasilan off air beliau. Silahkan bandingkan dengan UMR buruh kita, yang rata-rata 750 ribu per bulan, alias 750 ribu dalam 160 jam kerja atau 750 ribu dalam 40 x 160 = 6400 menit, atau 0.5 juta dalam 4300 menit. Bisa dibilang penghasilan Mas Tukul adalah 4300 x UMR para buruh.
Hebat yahh, sekali ngoceh “Tak sobek-sobek mulutmu”,grin udah dikasih 0.5 juta lho! Semoga apa yang didapatnya saat ini adalah karena memang dia deserve untuk meraihnya, dan bukan karena over paid. Yang jelas, penghasilannya jauh di atas para pejabat eksekutif dan legislatif, dengan catatan para pejabat tersebut tidak korupsi.
Kesimpulan akhir, ternyata Indonesiapunya “David Beckham” juga lho. Kesimpulan tambahan, inilah gambaran ketimpangan penghasilan di Nusantara.
TANYA KENAPA?
Bagaimana dengan diri anda? Berapa waktu yang anda perlukan untuk meraih 1 juta rupiah? Apakah sanggup mengalahkan rekor Mas Tukul yang cuma memerlukan 2 menit saja? Apalagi kalo main iklan? Tampil 30 detik sampai 1 menit saja bisa mencapai 50-100 juta lhoo
Sumber : http://www.forumbebas.com/viewtopic.php?pid=115765

22 Juli 2007

Mewujudkan impian

Kata pepatah lebih Baik punya Impian yg besar dari pada tidak berani bermimpi. orang yg tidak berani bermimpi hidupnya biasa biasa saja,setandar rata rata sama orang lain. orng tipe ini tdk banyak yg bisa dibuat. biasanya mereka berkata " hidup ini jalani aja, saya sudah di takdirkan begini" saya biasanya gemas jika berjumpa orang seperti ini. makanya saya menulis begini. sejak saya ikut training CLW ( COre Leader Weekend ) htl Puri Indah ( *4) di Magelang. lebih kurang 2 tahun yg lalu. dimana saya di trainer oleh louis tandean. disana benar2 di godok habis2an. kita di suruh punya impian besar dan ditulis bahkan kita juga di wajibkan membawa gambar untuk visualiasasi. apa yg saya mimpikan dan tulis dulu ternyata sekarang sudah hampir 50 % terwujud tanpa saya sadari.saya banyak bersyukur atas apa yg saya dapatkan skrng ini. berikut yg saya lakukan. 1. punya visi/impian : sebagai arah kemana ke menuju. didalam agama saya dikatakan innamal akmalu binniat ( segala sesuatu dimulai dgn niat ) 2.Percaya/imani/believe : segala sesuatunya kita hrs percaya,krn hukum tarik menarik terjadi dia alam semesta ini.seperti hukum grafitasi. jika kita berfikir tidak mungkin dan setangah mungkin maka alam juga akan merespon yg kita pikirkan.makanya full 100 % harus percaya kita bisa mengwujudkannya. jika toh tdk tercapai tdk ada yg membayar ganti ruginya. 3.bersyukur : kekautan bersyukur sangat dahsyat sekali.topik inilah yg paling saya minati 4.berdoa : mendekatkan diri dgn maha kuasa, sukses dunia dan akhirat 5.bertindak ; jika kita sdh tau semua, mau teori sebanyak apapun jika tdk action nothing happen. pikiran akan menghasilkan tindakan dan tindakan akan menentukan hasul. lima hal ini sangat penting sekali untuk bisa mencapai tujuan hidup yg lebih baik dan bermakna untuk diri, keluarga, maupun orang lain. jadi jangan takut bermimpi.

16 April 2007

bisa connect internet

alhamdulillah akhirnya saya bisa juga online,walaupun pun sudah hampir masuk 1,5 bulan ngak connet internet,maklum di kampungku belum ada isp ( internet server provider) masuk.aku mencoba beli modem external dan di connect lewat laptopku. senang sekali rasanya krn bisa bisa mengecek email dr kawan2 serta membuka website bisnis teman2 di jakarta. sesuatu miracle terjadi dgnku.ok besok saya lanjutkan.

22 Maret 2007

Konvrensi international Tianshi 2007

Oktober 2007 Konvrensi international Tianshi di Kenya, Afrika. Siapkan paspor anda ! Pastikan anda penerima reward berikutnya ! info: Download kerjasama Tianshi dengan Friends of the United Nations http://www.geocities.com/islandofd/tianshinaga/

supermarket Tiens

info Hot: supermarket Tiens segera akan di launching di Mall Artha Gading lt.2 Jakarta soft opening 28 Maret 2007 dan perayaan grand launching 15 April 2007 !!

Substokist 860 Bagan Siapi api

akhirnya saya jadi juga buka substokist.tepatnya di kampung kelahiranku yakni bagan siapi api.sejak tanggal 10 maret kemarin sampai hari ini tgl 20 maret kita berhasil mengumpulkan omset sekitar 13 jutaan. maaf bukan maksud ria.tetapi kita ambil segi positifnya aja. bahwa produk tiens sangat di minati masyarakat.semoga di hari hari berikutnya bisa tambah gede...

09 Maret 2007

Unicore peduli 2

Unicore Peduli Sumbang Korban Banjir di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi SEBAGAI wujud kepedulian Unicore pada korban banjir di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi, pada hari Selasa (13/2) lalu, Unicore memberikan bantuan tunai Rp 90 juta di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat dan Rp 21.200.000 di kawasan Cililitan, Jakarta T Timur. "Kami ingin membagi sebagian dari hasil kesuksesan yang telah kami capai. Semoga sumbangan kami dapat mer ingankan para korban banjir," kata leader Unicore Louis Tendean ketika menyerahkan sumbangan tersebut. Sementara itu Ira, salah seorang korban banjir, mengungkapkan bahwa ini adalah sumbangan tunai pertama yang diterima karena selama ini mereka hanya menerima sumbangan dalam bentuk makanan. "Uang ini akan kami gunakan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak," kata Ira. % ASP sumber : www.kompas.com

16 Februari 2007

The Secret Riches Visualization Tool

buat teman-teman yang masih penasaran tentang film the secret. disni sy beri link secara garis kecilnya. sebenarnya sy juga blom lihat DVD nya, berhubungan masih minim di indonesia maka sy cari dalam bentuk video aja. oya..klo teman-teman ada film nya, saya beli. mohon confirmasi saya.

Ide Tempat bagus untuk bekerja

bingung mau kerja??? bisa dilihat tempat tempat terbaik berikut sebagai ini sebagai motivasi http://www.youtube.com/watch?v=zHu3hXSl7M4

Gong Xi FA Cai



Send this Graphic to your friends.